PAREPARE, BUKAMATA - Kepala Pasar Senggol Kota Parepare, Amiruddin Leka mengucapkan, terimakasih kepada Wali Kota Parepare, H.M Taufan Pawe telah merehab pasar kebanggaan masyarakat Parepare.
“Kami sebagai pedagang pasar Senggol, kami menyampaikan terimakasih banyak sebesar-besarnya kepada bapak Taufan Pawe atas rehab pasar,” ungkap Amiruddin Leka.
Ia juga mengaku, sudah banyak perubahan pasar Senggol Parepare, mulai dari pedagang sampai pengunjung sudah merasa nyaman dengan keadaan pasar saat ini.
“Syukur Alhamdulillah setelah adanya tahap kita semua semakin tertata kedua semua merasa nyaman masuk di dalam. Apalagi kalau soal kebersihan kami merasakan bersyukur sekali,” tuturnya.
Pemkot Parepare dibawah kepemimpinan Taufan Pawe dan Pangerang Rahim betul-betul total menjaga kebersihan pasar Senggol Parepare.
“Tertata semua, itu petugas-petugasnya (Keberhasilan) karena masing-masing ada bloknya. Petugasnya itu mulai subuh sudah star semua untuk membersihkan,” bebernya.
“Bagaimana senggol ini tetap eksis, karena pasar Senggol adalah salah satu icon Kota Parepare,” ujarnya.
“Yang pernah cari cakar di Parepare pasti kenal yang namanya Pasar Senggol. Alhamdulillah, kita telah membenahi kawasan pasar tradisional ini menjadi lebih rapi dan tertata,” ungkap Taufan Pawe, Jumat 19 Febuari 2022.
“Sehingga para pengunjung dapat berbelanja sekaligus menikmati pantai serta berbagai kuliner yang ada di pasar ini,” lanjut Ketua Golkar Sulsel.
“Jadi kalau ke siniki, jaga kebersihan pasar dan jangan lupa beli cakar,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kota Parepare ini menambahkan, selain direhab dan jaga kebersihannya semua los yang ada di Pasar Senggol tersebut tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.
BERITA TERKAIT
-
Wali Kota Parepare Harap DMI Jadi Mitra Strategis Pemerintah
-
2.000 Guru di Parepare Gagal Dapat Tunjangan Pemerintah Pusat
-
Pemkot Parepare Klarifikasi Polemik Anggaran Toilet Sekolah: Nilai Kontrak Bukan Pembayaran Final
-
Soroti Kebijakan Kontroversial Wali Kota Tasming Hamid, DPRD Parepare Resmi Gulirkan Hak Interpelasi
-
Raker Komisi II DPR RI-Mendagri, Taufan Pawe: Penurunan Transfer Keuangan Daerah Bukan Musibah, Tapi Tantangan untuk Inovasi