MAKASSAR, BUKAMATA - Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar meniadakan sementara waktu aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk jenjang pendidikan SD dan SMP.
Kepala Disdik Makassar, Muhyiddin mengatakan penutupan aktivitas pembelajaran tatap muka akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar selama kurun waktu dua hari terakhir.
Termasuk mempertimbangkan peringatan dini BMKG Wilayah IV Makassar. Sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar akan dilanda cuaca ekstrem mulai 20-23 Februari.
“Disampaikan kepada seluruh kepala sekolah bahwa dalam tiga hari ke depan (21-23 Februari) untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh (online),” kata Muhyiddin, Senin (21/2/2022).
Akibat hujan deras yang mengguyur Kota Makassar, sejumlah wilayah mulai tergenang. Seperti di Kodam III Biringkanayya, itu diakibatkan aliran Sungai Biringje’ne yang naik signifikan.
BERITA TERKAIT
-
BPBD Sulsel Serahkan Bantuan Logistik untuk Pengungsi Banjir Kelurahan Katimbang
-
Angin Kencang, Pasutri di Makassar Tertimpa Atap Beton Indekos
-
Angin Kencang Tumbangkan Sejumlah Pohon dan Gangguan Jaringan Listrik di Selayar
-
BPBD Selamatkan 13 Warga Makassar yang Terjebak di Air Terjun Barayya Jeneberang
-
Ancaman Cuaca Ekstrem Warnai Nataru 2025/2026, BMKG: Waspadai Hujan 500mm, Banjir Rob, hingga Gangguan Penerbangan