MAKASSAR, BUKAMATA - Sejak Stadion Mattoanging dirobohkan beberapa waktu lalu, Kota Makassar tak lagi memiliki stadion. Akibatnya, Klub Sepakbola kebanggaan Sulawesi Selatan, PSM Makassar harus kehilangan kandangnya.
Hingga kini, kejelasan tentang pembangunan Stadion Mattoanging belum menuai titik terang. Atas kondisi ini, Walikota Makassar, Danny Pomanto mengaku jika pihaknya mempertimbangkan untuk memperbaiki Stadion Barombong.
Meski begitu, Danny menyebut, pihaknya dalam hal ini Pemerintah Kota Makassar tidak berniat untuk mengambil alih kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. "Inikan ada hangat lagi. Jadi biarmi yang penting dibilang bahwa hanya kolaborasi Provinsi dan kota InsyaAllah," terangnya.
Danny menyebut, sebagai langkah awal, pihaknya sudah berkomunikasi dengan GMTD terkait lahan yang disebut bermasalah. "Tidak ji (tidak bermasalah red.) GMTD mau serahkan sama kita. GMTD tidak mau, kalau dia hibah. GMTD hitung fasum tawwa. Tapi kalau dia kasi ke pemerintah kota, terhitung fasum ki. Jadi untung dia," ungkapnya.
Menurut Danny, jika kolaborasi Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar dapat terealisasi untuk merehabilitasi Stadion Barombong, Pemkot Makassar siap mengalokasikan anggaran hingga Rp100 miliar. "Saya bisa, 100 miliar saya siapkan untuk di perubahan. Lapangannya itukan bisa tiga bulan lah," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Makassar Ambil Peran di Rakernas APEKSI 2026, Munafri: Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kunci Pembangunan Kota
-
Kota Makassar Tampil Spektakuler di City Expo APEKSI 2026, Booth Pinisi Padukan Budaya, AI dan Inovasi Daur Ulang
-
Di Forum APEKSI, Munafri Tekankan Kota Tangguh Dimulai dari Ketahanan Bencana dan Kesiapan Pangan
-
APEKSI 2026 di Medan, Munafri Perluas Jejaring Demi Kemajuan Makassar
-
Pemkot Makassar Promosikan LONTARA+, UMKM, dan Pariwisata Pada APEKSI 2026 di Medan