MAKASSAR, BUKAMATA - Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, meminta agar Bupati dan Wali Kota memperketat aturan protokol kesehatan. Hal ini menyusul terjadinya peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19 yang mencapai 500 persen dalam tiga hari terakhir.
Dalam surat edaran tentang kesiapsiagaan dan pengetatan protokol kesehatan yang ditandatangani Andi Sudirman Sulaiman tertanggal 3 Februari 2022, berisi lima poin.
Pertama, diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah daerah kabupaten kota dalam mengantisipasi peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19, dengan menyiapkan infrastruktur kesehatan yang layak. Diantaranya ketersediaan tenaga kesehatan, tempat tidur rumah sakit, obat-obatan, dan penunjang lainnya seperti fasilitas isolasi terintegrasi bagi kasus konfirmasi positif tidak bergejala atau gejala ringan.
Kedua, membatasi kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan lebih mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan secara daring (online). Ketiga, memaksimalkan penerapan pemberlakuan PPKM sesuai level yang ditetapkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri terbaru.
Keempat, meningkatkan capaian vaksinasi dalam rangka melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 dan mengurangi potensi terjadinya kematian akibat Covid-19. Kelima, melakukan pengetatan protokol kesehatan, serta memaksimalkan tracing dan testing.
"Protokol kesehatan harus semakin diperketat, mengingat kasus positif meningkat lima kali lipat dalam tiga hari terakhir," pesan Andi Sudirman. (*)
BERITA TERKAIT
-
SPAM Mamminasata Resmi Beroperasi, Gubernur Sulsel: 20 Ribu Rumah Kini Dapat Akses Air Minum
-
Sidak SPBU Pettarani, Andi Sudirman Bongkar Penyebab Antrean BBM Mengular
-
Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Imbau Masyarakat Tak Panic Buying: Kita Perketat Pengawasan
-
Andi Sudirman Lepas 20 Taruna Penerima Beasiswa Penerbangan, Siapkan Pilot Andal Kebanggaan Sulsel
-
Antisipasi Penyalahgunaan, Gubernur Sulsel Kerahkan Satgas Awasi BBM dan LPG 3 Kg