MAKASSAR, BUKAMATA - Pemanfaatan Masjid 99 Kubah untuk shalat tarawih di Bulan Ramadhan, belum bisa dipastikan. Meskipun sudah hampir rampung, aspek keamanan menjadi pertimbangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk tidak membuka masjid tersebut.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Andi Darmawan Bintang, mengungkapkan, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan sebelum memutuskan fungsional masjid di Bulan Ramadhan, yang jatuh pada awal April mendatang. Salah satunya, progres terakhir konstruksi masjid yang masih di angka 85 persen.
"Kondisi terakhir kan baru sekitar 85 persen. Mengerjakan 15 persen dalam jangka waktu tiga bulan, karena mulai tarwih itu Bulan April. Kalau memang bisa diselesaikan, kita akan berusaha ke situ," kata Andi Darmawan, Kamis, 13 Januari 2022.
Jika kontraktor tidak bisa merampungkan hingga 100 persen pada akhir Maret nanti, lanjutnya, tentu ada aspek keamanan yang harus dipertimbangkan. "Kalau memang belum siap, kita tidak akan berani membuka," tegasnya.
Pihaknya menyatakan, harus dipastikan bahwa keselamatan kerja yang dilakukan pihak konstruksi, tidak terganggu dengan aktivitas masjid. Begitupun dengan jemaah yang memanfaatkan masjid, juga terlindungi.
"Kita tidak berani memaksakan. Meskipun kondisi Bulan April sudah mendekati selesai, tapi yang namanya konstruksi, kalau sektor keamanan tidak terjamin, maka tidak akan dibuka," jelasnya.
Mantan Dinas PSDA Sulsel ini menambahkan, pada tahun ini Pemprov Sulsel kembali menganggarkan untuk pembangunan menara utama Masjid 99 Kubah. Anggarannya mencapai Rp 40 miliar. Ia optimistis, tahun ini masjid tersebut sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. (*)
BERITA TERKAIT
-
Kenakan Kostum Bung Karno, Gubernur Sulsel Pimpin Jalan Sehat dan Kirab Kemerdekaan
-
Sulsel Cup Usia Dini 2026 Digelar, Pemprov Sulsel Dorong Pembinaan Sejak Dini
-
Gubernur Andi Sudirman Kukuhkan 73 Paskibraka Sulsel, Siap Kibarkan Sang Merah Putih
-
Gubernur Sulsel: Perbaikan Jalan Tamalanrea Raya Makassar dan Opu Tosappaile Palopo Terus Dikebut
-
Selamatkan Lahan Pertanian di 24 Kabupaten Kota, Gubernur Sulsel: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi di Lapangan