Samsul Bahri
Samsul Bahri

Rabu, 05 Januari 2022 14:13

Juru bicara Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi.
Juru bicara Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi.

Kasus Covid-19 Omicron Indonesia Dominan WNI Perjalanan Luar Negeri

Perjalanan warga negara Indonesia ke luar negeri jadi penyebab lonjakan covid-19 varian baru Omicron di Indonesia meningkat.

BUKAMATA - Kasus Covid-19 varian baru Omicron di Indonesia pasiennya didominasi oleh warga negara Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri. 

Saat ini, Indonesia mengonfirmasi penambahan kasus positif Omicron sebanyak 92 orang. Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Siti Nadia Tarmizi.

Menurutnya Siti Nadia, Berdasarkan update kasus konfirmasi Omicron, Kemenkes mencatat adanya penambahan 92 kasus konfirmasi baru pada 4 Januari 2022.

Alhasil, jumlah total kasus Omicron saat ini menjadi 254 kasus. Terdiri dari 239 kasus dari pelaku perjalanan internasional (imported case) dan 15 kasus transmisi lokal.

"Mayoritas (penularan) masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri. Dari hasil pemantauan, sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala," ungkap Siti Nadia.

Siti Nadia menyebut, gejala paling banyak yang dialami pasien Omicron adalah batuk (49 persen) dan pilek (27 persen). Seperti diketahui, Omicron memiliki tingkat penularan yang jauh lebih cepat dibandingkan varian Delta.

Sejak ditemukan pertama kali pada 24 November 2021 di Afrika Selatan, varian Omicron telah terdeteksi di lebih dari 110 negara dan diperkirakan akan terus meluas.

Di level nasional, pergerakan Omicron juga terus meningkat sejak kali pertama dikonfirmasi pada 16 Desember 2021.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam mencegah serta mengendalikan penularan varian Omicron. Kementerian Kesehatan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/MENKES/1391/2021.

 

#Varian baru Covid #Omicron meningkat #Kemenkes

Berita Populer