BUKAMATA – Anggaran sertifikasi guru senilai Rp 22 Miliar untuk triwulan keempat tahun ini telah dicairkan. Sebanyak 1.871 tenaga pengajar yang terdiri dari, guru TK, SD, SMP dan Pengawas bakal mendapatkan gaji setifikasi di akhir tahun 2021.
Kepala Dinas Pendidikan Maros, H.Takdir MM mengatakan, Pemerintah Kabupaten Maros memiliki perhatian besar terkait pencairan anggaran sertifikasi guru, sehingga anggaran selalu cair tepat waktu.
"Pencairan anggaran untuk triwulan keempat ini terbilang cepat karena periodenya masih tersisa kurang lebih seminggu lagi,"ungkap Takdir, Jumat (23/12/2021).
Dengan cairnya anggaran sertifikasi itu, Ia meminta agar para guru tetap melaksanakan kewajibannya dengan baik dan terus semangat dalam mengembangkan kemampuan mengajarnya, bukan hanya dengan cara konvensional tetapi juga dengan cara yang lebih kreatif dan inovatif.
Apalagi, kata dia, kondisi pandemi saat ini juga menuntut kreatifitas lebih dari para guru, sehingga sangat penting untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya selama proses pembelajaran.
"Salah satu peningkatan kapasitas itu termasuk penguasaan teknologi informasi bagi para guru. Karena sekarang ini kita sudah memasuki era digital sehingga mereka harus melek IT,"ungkap Takdir.
Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam berharap, dana sertifikasi yang diterima ditambah satu bulan gaji ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik.
"jangan digunakan untuk hura-hura diacara pesta tahun baru yang tentunya kurang bermanfaat,"kata Chaidir.
Ia juga mengingatkan, agar para ASN dan seluruh masyarakat untuk merayakan tahun di rumah saja bersama keluarga mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi yang belum selesai.
BERITA TERKAIT
-
Tinjau Progres Jembatan Pakere, Chaidir Syam Harap Jadi Pengungkit Mobilitas dan Ekonomi Warga Maros
-
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi Digelar di Makassar, Ini Daftar Pemenangnya
-
Motor Semi Trail Disiapkan untuk Tembus Medan Pegunungan, Guru di Sekolah Terpencil Maros Tak Lagi Andalkan Motor Biasa
-
Sinergi Forkopimda dan Dunia Usaha Diperkuat, Bupati Maros Apresiasi Kejari dan Polres
-
Gerakan Literasi Maros Dapat Apresiasi Nasional, GPMB: Layak Jadi Contoh Indonesia