GOWA, BUKAMATA - Gempa yang mengguncang Larantuka Nusa Tenggara Timur (NTT) juga dirasakan dampaknya di Kabupaten Gowa.
Seperti di Rumah Sakit Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, pembesuk atau keluarga pasien berlarian keluar akibat getaran yang dirasakan beberapa detik.
Getaran gempa itu membuat pembesuk dan pasien panik. Bahkan, beberapa keluarga mengeluarkan pasien ke luar gedung RSUD Syek Yusuf Gowa, Selasa (14/12/2021).
Plt Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa, Zainuddin yang dikonfirmasi mengatakan, pembesuk yang panik spontan keluar dari gedung karena getaran gempa yang terasa.
"Mereka ini panik, jadi mereka turun lewat tangga, kan ada getaran yang mereka rasakan," demikian Zainuddin.
Pasca insiden gempa, pihak Rumah Sakit langsung menenangkan pasien dan pembesuk.
"Setelah itu, dan dianggap sudah tenang, diarahkan kembali masuk di Rumah Sakit," lanjut Zainuddin.
Zainuddin menambahkan, pihak Rumah Sakit Syekh Yusuf telah berkoordinasi dengan sejumlah relawan. Hal tersebut diantisipasi terjadi gempa susulan.
"Agak lama terasa. Tapi saya tidak menghitung berapa lama. Spontanitas orang keluar," kata Zainuddin.
Pasca gempa, petugas RSUD Syekh Yusuf langsung mengarahkan pasien dan pembesuk agar kembali.
"Untuk pasien aman. Kami memberikan motivasi, agar tetap tenang, terkendali dan agar tidak trauma," tutup Zainuddin.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Gempa Berkekuatan Magnitudo 4,9 Guncang Pulau Bawean, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Gempa 7,7 Magnitudo Hantam Myanmar, Tempat Bersejarah hingga Fasilitas Umum Rusak Parah
-
Gempa Berkekuatan 5,3 Magnitudo Guncang Tanah Tidung Kaltara
-
Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Labuan Bajo
-
Prediksi Potensi Gempa, BMKG Ingatkan Pentingnya Peta Sebaran Seismisitas