Redaksi
Redaksi

Senin, 06 Desember 2021 20:48

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan bantuan tiga unit toilet portabel dan paket sembako senilai total Rp60 juta untuk korban terdampak erupsi Gunung Semeru. Foto: Ist
PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan bantuan tiga unit toilet portabel dan paket sembako senilai total Rp60 juta untuk korban terdampak erupsi Gunung Semeru. Foto: Ist

Perjalanan Kereta Api Tidak Terdampak Erupsi Gunung Semeru

PT KAI Bantu Toilet Portabel untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan bantuan tiga unit toilet portabel dan paket sembako senilai total Rp60 juta untuk korban terdampak erupsi Gunung Semeru.

BUKAMATA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan bantuan tiga unit toilet portabel dan paket sembako senilai total Rp60 juta untuk korban terdampak erupsi Gunung Semeru.

Bantuan Toilet Portable dilakukan  guna mendukung dan ikut serta mengatasi permasalahan sanitasi masyarakat di wilayah lereng Semeru akibat  banyaknya rumah yang terdampak erupsi, dan tidak dapat ditempati untuk sementara waktu.

Adapun paket sembako yang diberikan berupa Mie Instan, Popok, Kornet, Biskuit, Susu, dan Air Mineral untuk para korban erupsi yang membutuhkan selama masa penanggulangan bencana.

EVP Corporate Secretary PT KAI, Asdo Artriviyanto, melalui keterangan tertulis, Senin (6/12/2021), mengatakan, bantuan tersebut merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian KAI untuk  penanganan bencana erupsi Gunung Semeru di Kab. Lumajang," ujar EVP Corporate Secretary KAI Asdo Artriviyanto.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Deputy EVP Daop 8 Surabaya PT Kereta Api Indonesia (Persero) Mariyanto kepada Penelaah Bahan Kajian Bencana Alam Seksi Logistik BPBD Kota Malang Cornellia Selvyana Ayoe yang diwakili oleh Aziz Wijaya selaku Pusdalops Penanggulangan Bencana Kota Malang di Balai Kota Malang, Minggu (5/12).

Dalam penyaluran bantuan ini, KAI berkolaborasi dengan Satgas Bencana BUMN Jawa Timur dan berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur dan Kementerian BUMN.

Dia menambahkan, penyerahan bantuan tersebut merupakan tahap pertama dari KAI.

Selanjutnya pemberian serta penyerahan bantuan akan dilakukan kembali menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.

Bantuan program TJSL ini merupakan bentuk kepedulian BUMN terhadap bencana yang sedang terjadi di tanah air serta sebagai wujud kehadiran BUMN untuk Indonesia.

"KAI akan terus berupaya memberikan bantuan secara bertahap dalam rangka percepatan pemulihan bencana di kawasan tersebut," kata Asdo.

Sementara itu, terkait operasional Kereta Api di wilayah Jawa Timur saat ini masih berjalan normal. Jarak pandang masinis masih baik dan tidak ada jalur KA yang terganggu akibat erupsi Gunung Semeru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.