Cegah Kluster Tahun Baru, Kapolrestabes Makassar Tegaskan Tak Ada Pesta Kembang Api
Untuk mencegah timbulnya kluster tahun baru, Kapolrestabes menegaskan, tak ada pesta pergantian tahun.
MAKASSAR, BUKAMATA - Malam pergantian tahun sudah tak cukup sebulan. Polrestabes Makassar, sudah mengantisipasi kerumunan yang bisa memicu kluster baru Covid-19.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana menegaskan, guna menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, Polrestabes Makassar melarang keramaian saat perayaan malam tahun baru. Bahkan melarang untuk melakukan pesta kembang api dan konvoi kendaraan.
"Dalam pengamanan malam tahun baru, kami akan menganalisa mengkaji untuk menerbitkan konsep pengamanan dari Polrestabes Makassar bersama Kodim 1408/Mks. Kita melakukan pembatasan kegiatan masyarakat, baik di dalam kota maupun pembatasan masyarakat masuk dan keluar dari kota Makassar," ujar Kombes Witnu saat ngopi bareng pewarta di Kopi Gundah, Jalan Gunung Nona Makassar, Rabu (1/12/2021).
Menurut Kombes Witnu, hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Makassar. Dia menegaskan, ketentuan pemerintah memberlakukan PPKM level 3 dan menjaga keamanan dan ketertiban, tidak adanya pesta tahun baru, tidak ada pesta kembang api, termasuk kegiatan konvoi.
"Bagi yang merayakan natal, silakan beribadah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," terangnya.
Kombes Witnu menambahkan, kegiatan perayaan malam tahun baru sudah dilarang pemerintah baik pusat maupun daerah. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak ada konvoi, baik itu malam natal maupun malam tahun baru.
Untuk mengurai mobilitas kendaraan pada malam perayaan tahun baru, pihak kepolisian melakukan rakayasa lalu lintas sepanjang jalan penghibur Pantai Losari dan sekitarnya.
Kombes Witnu, juga sudah memerintahkan seluruh Polsek, agar melakukan pemetaan wilayah masing-masing. Itu untuk mengatisipasi bilamana terjadi konvoi masyarakat yang masuk kota ini, sudah harus berjibaku dengan Polsek itu. Kombes Witnu menegaskan, tidak boleh ada yang masuk konvoi dalam kota. Terkait hal tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Wali Kota Makassar sebagaimana yang sudah diatur dalam PPKM level 3.
Hadir dalam silaturahmi dan ngopi bareng bersama awak media tersebut, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV Hasanuddin, Letkol Inf Rio Purwanto, Dandim 1408/Mks Kolonel Kav. Dwi Irbaya Sandra S.Sos dan Ketua IWO Sulsel.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
