PINRANG, BUKATAMA -- Berenang di sungai Astati (47), salah seorang Warga Bungalosie Kariango Timur Desa Pananrang, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang tewas diterkam buaya.
Kapolsek Mattiro Bulu Iptu Yudi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, korban meninggal diterkam buaya saat berenang dan warga sempat terjadi tarik menarik dengan buaya saat mengevakuasi korban.
"Diterkam buaya saat berenang, warga dan buaya sempat tarik menarik saat mengevakuasi korban," kata Yudi, saat dihubungi Selasa petang, 23 November 2021.
Yudi menambahkan, korban sering turun berenang dan mengalami sedikit gangguan jiwa.
"Korban mengalami gangguan jiwa, dan sering turun berenang di sungai kadang pagi siang maupun sore," ucapnya.
Yudi menambahkan, jasad korban tiba di rumah duka sekitar pukul 17.30 Wita dengan mobil ambulans. Atas kejadian tersebut, keluarga korban menerima sebagai musibah dan menolak autopsi. Keluarga membuat surat pernyataan yang diketahui oleh pemerintah setempat.
"Keluarga korban menerima dengan ikhlas penyebab kematian korban, karena diterkam buaya. Sehingga keluarga korban menolak untuk dilakukan proses hukum serta tindakan visum atau autopsi oleh petugas medis," ucap Yudi.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Kisah Prajurit TNI AL Dihantam Ombak 3 Meter Saat Perjalanan Hendak Menolong 6 Orang Yang Tenggelam di Pantai Ammani
-
Tiga Wisatawan Asal Wajo Tewas Tenggelam di Pantai Ammani, Pinrang
-
Perkara Antrean SPBU, Sejumlah Pria Duel di SPBU Pinrang
-
Lantik Pengurus IKA Unhas Pinrang, Danny Pomanto: Sinergitas Untuk Membangun Wilayah
-
Ratusan Warga Suppa Doakan IAS Gubernur 2024