Aswad Syam
Aswad Syam

Jumat, 19 November 2021 14:17

Akbar Tanjung, Jusuf Kalla dan Taufan Pawe usai salat Jumat di Masjid Al Markaz Al Islami.
Akbar Tanjung, Jusuf Kalla dan Taufan Pawe usai salat Jumat di Masjid Al Markaz Al Islami.

Usai Ketemu JK di Masjid Al Markaz, Taufan Pawe Ajak Akbar Tanjung Makan Coto

Taufan Pawe salat Jumat bersama dengan JK dan Akbar Tanjung di Masjid Al Markaz Al Islami.

MAKASSAR, BUKAMATA - Dua mantan ketua umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) dan Akbar Tanjung bersama Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe (TP), menunaikan Salat Jumat di Masjid Al-Markaz Kota Makassar, Jumat, 19 November 2021.

Jubir Golkar Sulsel, Zulham Arief mengungkapkan, kebetulan Pak JK di Makassar. Taufan Pawe juga mengetahui Akbar Tanjung berkunjung ke Kota Makassar.

Sehingga, Taufan Pawe dan rombongan DPD I Golkar Sulsel, bersama-sama menuaikan Salat Jumat di Masjid Al-Markaz.

Sekretaris AMPG Sulsel ini menjelaskan, kunjungan Akbar Tanjung dalam rangka penyelenggaraan Golkar Institute Kota Makassar. Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar itu, merupakan salah satu pemateri dari kursus singkat pendidikan politik dan kebijakan publik Partai Golkar Makassar.

"Usai Salat Jumat, Pak JK kembali melanjutkan aktivitasnya. Sementara Pak Akbar Tanjung dan Pak TP makan siang di Coto Nusantara. Setelah itu ke Hotel Novotel untuk memberikan materi dan sorenya kembali terbang ke Jakarta," kata Ketua Panitia Golkar Institute Makasaar ini.

Diketahui, Golkar Institute Kota Makassar resmi dibuka Wakil Ketua Umum Golkar Erwin Aksa dan Ketua Golkar Institute Ace Hasan Syadzily, di Hotel Novotel Makassar, Kamis, 18 November 2021.

Ketua Panitia Golkar Institute, Zulham Arief mengatakan, kursus singkat pendidikan politik dan kebijakan publik Partai Golkar, digelar selama tiga hari. Diikuti 50 peserta dari berbagai daerah di Sulsel.

“Ada 84 orang yang memasukkan berkas. Dan dinyatakan lulus 50 peserta. Terdiri dari 34 laki-laki dan 16 perempuan. Ini merupakan inovasi bapak ketua umum Airlangga Hartarto yang bisa melahirkan pemimpin muda. Sehingga 10 tahun kedepan Partai Golkar tidak akan kehabisan stok pemimpin," pungkas alumni Golkar Institute Angkatan Pertama, Zulham Arief.

#Taufan Pawe

Berita Populer