BUKAMATA - Pekan ini sejumlah provinsi yang ditetapkan berstatus waspada banjir, diperkirakan bakal terus diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kedeputian Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan empat provinsi berstatus waspada banjir pada hari ini, Kamis (18/11/2021).
Penetapan tersebut hasil dari analisis data dari Badan, Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan metode Impact Based Forecast (IBF) dan InaRisk pihaknya.
"Maka perlu diwaspadai potensi Banjir pada tanggal 18 November 2021," kata BNPB dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/11).
Empat provinsi yang ditetapkan berstatus waspada banjir antara lain Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, serta Kalimantan Selatan.
Di Provinsi Jwa Tengah, kabupaten/kota yang berstatus waspada banjir adalah Wonogiri, Grobogan, Kebumen, Purworejo dan Blora. Di Jawa timur, Kediri yang berstatus waspada banjir.
Kemudian di Provonsi Nusa Tenggara Barat yaitu Bima dan Sumbawa. Kalimantan Selatan yaitu di Tanah Laut, dan Tabalong.
BNPB mengatakan, keempat provinsi itu termasuk ke dalam 10 besar daerah dengan tingkat historikal banjir tertinggi berdasarkan Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI).
Terkait itu, BNPB meminta kepala daerah bersangkutan untuk menyiapkan mitigasi dan terus memantau kondisi dari hari ke hari.
"Memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan (curah hujan, tinggi muka air) dan potensi wilayah terdampak," ucapnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
BNPB Catat 306 Bencana Landa Indonesia di Bulan Januari 2025
-
Pj Bupati Takalar Ajukan Proposal Bantuan di BNPB Pusat
-
Perkuat Upaya Penanggulangan Bencana di Takalar, Pj Bupati Terima Tim Verifikasi BNPB Pusat
-
Pemkot Parepare Terima Bantuan Penanganan Bencana dari BNPB
-
BNPB Imbau Warga Tetap Siaga dan Waspada Gempa Susulan di Mamuju