Anggarkan Rp 10 Miliar, Pemkot Lanjutkan Pembangunan RS Batua
Penganggaran pembangunan RS Batua bukan kali pertama sejak ditangani pihak kepolisian. Pada 2020 lalu melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 50 miliar.
MAKASSAR, BUKAMATA - Pembangunan RS Batua kembali berlanjut. Anggaran sebesar Rp10 miliar telah dialokasikan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di APBD 2022. Hanya tinggal menunggu persetujuan DPRD.
Plt Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Helmy Budiman, mengatakan, anggaran yang disiapkan untuk kelanjutan pembangunan RS Batua tidak untuk mengakomodir seluruh lantai.
"Anggarannya sudah kita siapkan Rp 10 miliar. Paling tidak, lantai satu sampai dua bisa kita manfaatkan," singkat Helmy, belum lama ini.
Meski pembangunan tahap pertama sementara berproses di Polda Sulsel, namun menurut Helmy, pembangunan rumah sakit Tipe C itu mendesak. Alasannya, fasilitas kesehatan di Kota Makassar saat ini masih sangat terbatas.
"Tapi kita lihat kajian para ahli dulu apakah bisa difungsikan atau tidak, karena faskes kita masih sangat minim," tegas dia.
Dia mengaku belum bisa memastikan kelanjutan pembangunan RS Batua. Pihaknya juga masih menunggu permasalahan hukum yang menjerat 13 tersangka itu tuntas.
Termasuk menunggu hasil kajian tenaga ahli. Terlebih bangunan tahap pertama yang dikerjakan pada 2018 lalu bermasalah.
"Kita tunggu permasalahan selesai. Kita juga ambil tenaga ahli untuk melihat dari perspektif hukum dan perspektif lapangan, apakah bisa digunakan atau tidak. Tapi saya rasa bisa, kita tunggu saja hasilnya dari tenaga ahli," papar Helmy.
Penganggaran pembangunan RS Batua bukan kali pertama sejak ditangani pihak kepolisian. Pada 2020 lalu melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 50 miliar.
Hanya saja, proyek itu batal lantaran anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19. Begitu pula di 2021, anggaran Rp 20 miliar yang sudah dialokasikan batal digunakan.
Bahkan pada 2019 lalu, anggaran Rp 100 miliar jadi Silpa lantaran proyek tersebut mengalami gagal tender sebanyak dua kali, sehingga tidak cukup waktu untuk dilanjutkan. (*)
News Feed
Kenapa Malam Nisfu Syaban Dianggap Istimewa? Ini Penjelasannya
02 Februari 2026 09:43
GAPEMBI Sulsel Mantapkan Langkah, Siap Dilantik dan Kawal Program Makan Bergizi Gratis
02 Februari 2026 09:34
Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Berita Populer
Wali Kota Makassar Pererat Kebersamaan Alumni se-Kota Makassar di Bazar Road To Reuni Angkatan 93
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:43
