BUKAMATA, TAKALAR - Asisten Administrasi Umum Pemerintahan Takalar, Basri Sulaeman mewakili Bupati Takalar, Syamsari Kitta penandatangani Fakta Integritas Pilkades Serentak Tahun 2021 dengan Tema “Siap Terpilih dan Siap Tidak Terpilih” di Gedung Islamic Center, Kabupaten Takalar, Jumat (12/11/2021).
Diketahui, sebanyak 206 orang Calon Kepala Desa dari 49 Desa se-Kabupaten Takalar ini menandatangani Fakta Integritas Pilkades Serentak Tahun 2021.
Kegiatan Penandatanganan Fakta Integritas ini dipimpin langsung oleh Basri Sulaeman yang dihadiri oleh Kapolres Takalar, AKBP Beny Murjayanto, Dandim 1426 Takalar, Letkol Czi Catur Witanto.
Selain itu, hadir pula, Kajari Takalar, Salahuddin, Ketua Pengadilan Takalar Arwana dan Para Camat se-Kabupaten Takalar
Dalam sambutannya, Kapolres Takalar, Beny Murjayanto mengatakan, momenttum pilkades adalah pesta demokrasi rakyat yang mana rakyat akan memilih pemimpinnya di Desa.
Terkait dengan pengamanan, tambah Benny, akan menurunkan personelnya dalam tiap tahapan. Saat ini masih ada tahapan yaitu tahapan pengcoblosan yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 November 2021 mendatan.
Kegiatan Pilkades sudah diatur dalam perundang-undangan bahwa tidak melaksanakan atau tidak melakukan pemilihan di Masjid dan tempat lain yg sudah diatur karna akan menimbulkan perpecahan dan permusuhan.
“Para calon kepala Desa mendatangani Fakta Integritas, artinya siap menang dan siap kalah. Namun yang kalah tidak boleh melakukan tindakan anarkis yang bisa merugikan masyarakat,” tutup Beny.
BERITA TERKAIT
-
Dikunjungi Mei 2025 Lalu, Gubernur Andi Sudirman Kini Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Takalar
-
Firdaus Daeng Manye Buka Kemah Bakti Pramuka Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Takalar Tahun 2025
-
Berhasil Turunkan Stunting Hingga 11,4 Persen, Pemkab Takalar Terima Penghargaan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
-
Annangkasi Kampong Menggema di Pattallassang Takalar, Kolaborasi Warga–Pemerintah Hadirkan Perubahan Nyata
-
Bupati Takalar Resmikan Pabrik Kosmetik, Serukan Dukungan untuk Investasi