MAKASSAR, BUKAMATA - Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Wali Kota Makassar mendapat kehormatan dengan berkunjungnya Duta Besar Kroasia untuk Asean, Nebojsa Koharovic di Kediaman Pribadinya jalan Amirullah, Rabu (10/11/21).
Kunjungannya ini membicarakan akan terjalinnya kerjasama dengan Kota Makassar terkait Twining city atau kota kembar.
“Ini suatu kehormatan besar karena dubes kroasia meluangkan waktunya bertemu kami dan tertarik dengan kota Makassar. Hubungan bilateral antar negara dan kota pintunya adalah twining city. Jika kota kembar sudah terbuka maka segala aspek sudah bisa dilakukan kerjasama,” ujarnya.
Kata Danny, kerjasama twining city ini berupa pertukaran pelajar, pertukaran skill maupun teknologi di bidang kendaraan bermotor listrik.
“Di kroasia ini sangat menarik namun kita akan fokus pada kerjasama twining city. Untuk kendaraan listriknya kroasia menciptakan teknologi jauh lebih baik dari kendaraan listrik yang ada sekarang,” sebutnya.
Tak hanya itu, nantinya Danny akan menggodok juga kerjasama terkait pengelolaan manajemen kepariwisataan.
Sementara, Dubes Kroasia, Nebojsa Koharovic menambahkan kunjungannya ke Kota Makassar karena melihat potensi besar kemajuan kota Makassar di masa yang akan datang.
“Makassar memiliki potensi yang sangat luar biasa. Dan kami akan melakukan kerjasama lebih lanjut dan membicarakan terkait prosesnya. Banyak sektor yang akan dikerjasamakan namun kita fokus kota kembar,” ungkapnya.
Ia pun berharap kerjasama ini bisa segera terealisasi agar perwujudan kota kembar bisa segera terwujud.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Antrean SPBU Mulai Terurai, Munafri Dorong Kondisi BBM Makassar Kembali Normal
-
Urai Antrean BBM, Pemkot Makassar Akan Berlakukan Truk dan Bus Antre Pukul 21.00–05.00 WITA
-
Respon Antrean BBM, Pemkot Makassar Keluarkan Edaran Sekolah di Makassar Daring Mulai 12 September
-
Antrean BBM Bikin Aktivitas Warga Terganggu, Pemkot Makassar Siapkan Langkah Taktis
-
Kemarau Panjang, Appi Instruksikan Bantuan Air Bersih Disalurkan Setiap Hari ke Rumah Warga, Sembari Bangun 18 SPAM