MAKASSAR, BUKAMATA - UNICEF bersama Pemerintah Jepang mencanangkan program Kembali Belajar dengan Aman, yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, kemarin, Rabu, 3 November 2021. Dua daerah di Sulsel, Kota Makassar dan Kabupaten Bone, dipilih sebagai pilot project program ini.
Program ini digelar dalam rangka menyambut pembelajaran tatap muka di sekolah yang dapat dilaksanakan dengan aman, dengan menerapkan pola kebiasaan baru. Selain itu, mendorong terpenuhinya hak anak atas pembelajaran bermutu, serta pemberian dukungan kesehatan dan psikososial.
Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Wilayah Sulawesi dan Maluku, Henky Widjaya, menjelaskan, program ini merupakan program lintas sektoral, yang bertujuan untuk mendukung terlaksananya proses pembelajaran tatap muka yang aman dengan menerapkan pola kebiasaan baru. Program ini difokuskan di 70 SD/MI di Kota Makassar dan Kabupaten Bone.
Dalam sambutannya, Henky juga menyampaikan bahwa UNICEF mendukung Pemprov Sulsel dalam pelaksanaan Pergub Nomor 71 Tahun 2020, terkait Rencana Aksi Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah di 10 Kabupaten/Kota. Yakni Kota Makassar, Kabupaten Luwu, Sidenreng Rappang, Wajo, Tana Toraja, Bantaeng, Pangkep, Bulukumba, Gowa, dan Jeneponto.
Sementara, Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, yang turut menghadiri peresmian program Kembali Belajar dengan Aman tersebut, mengapresiasi UNICEF dan Pemerintah Jepang yang telah menginisiasi kegiatan ini, dengan menjadikan dua daerah sebagai pilot project.
"Program ini sebagai dukungan bersama, bagaimana kita sekolah dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Tentu kita sudah menimbang benefit, segala keuntungan yang kita dapat dengan anak-anak sekolah secara tatap muka," jelasnya.
Ia menambahkan, program ini juga melihat regulasi yang sudah dibuat pemerintah provinsi, dan bertujuan untuk melihat kualitas pendidikan di Sulsel bisa kembali normal.
Turut hadir Wali Kota Makassar Muhammad Ramdhan Pomanto, Kepala Konsuler Jepang di Makassar Yasue Katsunobu, dan Consellor Bidang Ekonomi Kedutaan Jepang Republik Indonesia Shimizu Kazuhiko. (*)
BERITA TERKAIT
-
Pemprov Sulsel Kucurkan Rp17 Miliar untuk Bulukumba, Rp8 Miliar untuk Masjid Terapung Pantai Merpati
-
Antrean BBM Mengular, Pemprov Sulsel Buka Titik Pengisian Alternatif di CPI
-
SPAM Mamminasata Resmi Beroperasi, Gubernur Sulsel: 20 Ribu Rumah Kini Dapat Akses Air Minum
-
Sidak SPBU Pettarani, Andi Sudirman Bongkar Penyebab Antrean BBM Mengular
-
Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Imbau Masyarakat Tak Panic Buying: Kita Perketat Pengawasan