LUTRA, BUKAMATA – Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Andi Djemma Masamba menggelar Pelatihan atau Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat, di Pelataran Bandara Andi Djemma, Kamis (28/10/2021).
Simulasi ini melibatkan instansi terkait lainnya yang memiliki peran dan tanggung jawab dalam penanganan darurat keselamatan penerbangan, diantaranya TNI-Polri, Basarnas, PMI, PSC 119, RSUD Andi Djemma, RS Hikma, UPTD PKM Masamba, dan Damkar.
Kepala UPBU Andi Djemma, Ahmad Syaifudin mengatakan, salah satu tujuan simulasi ini untuk mendapatkan data keefektifan dari dokumen penanggulangan keadaan darurat bandar udara dan memantapkan koordinasi antarunit, terkait penanggulangan keadaan darurat di Bandara Andi Djemma.
Ia mengatakan, penanggulangan keadaan darurat ini berfungsi sebagai pengendali di emergency operation center yang terdiri dari berbagai unsur pimpinan instansi terkait dalam penanggulangan keadaan darurat, baik di dalam maupun di luar bandara.
“Kegiatan penanggulangan keadaan darurat ini bertujuan melatih ketangkasan dan menguji kemampuan personil ketika terjadi keadaan darurat serta koordinasi dengan para komite dalam menangani keadaan darurat yang tidak kita harapkan,” jelas Ahmad.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin, yang digelar sekali dalam dua tahun, dengan maksud agar fungsi koordinasi, komunikasi, komando dan sinkronisasi antarunit dan antarinstansi berjalan dengan baik.
“Besar harapan kami agar kerja sama ini dapat terus berjalan, tentunya dalam suasana yang lebih baik. Dengan kegiatan PKD kami juga berharap akan menciptakan personil yang mampu melaksanakan tugas dengan cepat, tepat dan profesional,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, simulasi seperti ini penting dilaksanakan untuk merefresh kembali keahlian personil dalam menghadapi keadaan darurat.
“Semoga tujuan kegiatan ini dapat kita capai bersama, terutama memantapkan koordinasi, sehingga kita paham siapa berbuat apa,” kata Indah sembari menyebutkan tujuan utama dari simulasi dilakukan adalah bagaimana supaya tidak ada korban jiwa, meminimalkan korban jiwa serta menyelamatkan harta benda yang masih bisa diselamatkan. “Terimakasih atas sinergi dan kolaborasi yang terbangun selama ini. Pemda selalu siap membantu,” pungkasnya.
Kegiatan simulasi juga turut dihadiri Kapolres Luwu Utara AKBP Irwan Sunuddin, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah 5 Makassar yang diwakili Inspektur PKPPK Muhammad Sailan, Direktur Bandar Udara Inspektur Keamanan Penerbangan Bidang PKP-PK Jepi Oktari, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Luwu Utara Abdul Hakim Bukara, serta Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Muslim Muhtar.
BERITA TERKAIT
-
Santri Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah Balebo Dilatih Menulis Berita
-
Diperkuat Tiga Atlet asal Luwu Utara, Tim Cricket Putri Sulsel Lolos ke Final PON 2024
-
Disporapar Luwu Utara Perkenalkan SI LANDAK KALUT via Platform Media Sosial
-
Pendaftaran Masamba Run Berhadiah Total Rp43 Juta Resmi Dibuka, Kadisporapar: Silakan Daftar!
-
Kejuaraan Menembak Indah Cup 2024 Resmi Ditutup oleh Bupati Luwu Utara