Redaksi : Rabu, 27 Oktober 2021 13:58
Kepala BNN Kota Palopo, AKBP Ustim Pangarian, dalam jumpa pers di Kantor BNN Kota Palopo, Rabu, 27 Oktober 2021.

PALOPO, BUKAMATA - Ada lima Laporan Kasus Narkotika (LKN) yang sepanjang tahun 2021 yang berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo. Satu di antaranya, jaringan Pekanbaru yang dikendalikan melalui Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Palopo.

Kepala BNN Kota Palopo, AKBP Ustim Pangarian, mengungkap itu saat menggelar jumpa pers di Kantor BNN Kota Palopo, Rabu, 27 Oktober 2021.

Dari lima yang berhasil diungkap tersebut kata AKBP Ustim, pihaknya menetapkan delapan orang tersangka. Dua di antaranya, Warga Binaan (WBA) Lapas Kelas IIA Kota Palopo.

"Dari delapan orang ini, berkas lima orang tersangka telah P21 dan telah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palopo," ungkapnya.

AKBP Ustim menambahkan, berkas satu orang tersangka lainnya, masih dalam proses penelitian JPU Kejari Palopo, untuk berkas dua orang tahanan Lapas Palopo saat ini masih dalam proses sidik.

Lebih jauh AKBP Ustim menerangkan, dari lima LKN tersebut, pihaknya berhasil menyita barang bukti 11,29 gram sabu dan 3,89 gram tembakau sintetis atau tembakau gorilla.

Tidak hanya itu, AKBP Ustim juga merincikan dari lima LKN itu tiga di antaranya berhasil diungkap melalui jasa pengiriman barang di Kota Palopo.

“LKN pertama ada dua tersangka masing-masing berinisal R dan E dengan BB shabu 0,64 gram, LKN kedua 1 orang tersangka yaitu FM dengan BB tembakau gorillah sebanyak 3,89 gram,” ungkapnya.

Untuk LKN ke-3 tambah AKBP Ustim, pihaknya mengamankan AS dengan barang bukti sabu-sabu sebanyak 1,03 gram, diamankan di Kota Palopo dan telah P21 serta diserahkan JPU Kejari Palopo.

“Untuk LKN ke-4 kita amankan seorang perempuan RK dengan barang bukti 0,34 gram dari jaringan Kota Makassar dan telah P21 serta diserahkan ke JPU Kejari. Sementara di LKN ke-5 kita amankan 3 tersangka, masing-masing AR, EP, dan HF dengan barang bukti sebanyak 9,84 gram. Ketiga tersangka tersebut merupakan jaringan dari Pekanbaru,” paparnya.

Lebih lanjut, kepala BNN Kota Palopo mengimbau seluruh elemen masyarakat, agar terus aktif mengkampanyekan war on drugs, di mana BNN Palopo bertekad untuk terus berupaya memutus jaringan peredaran narkotika khusus di Kota Palopo.

“Untuk mencegah peredaran narkotika di Kota Palopo, BNN Palopo memiliki program yakni dengan membentuk kelurahan bersinar. Ini nantinya dapat menyukseskan pencegahan, pemberdayaan, rehabilitasi dan pemberantasan narkoba,” tegasnya.

Penulis: Hamka