PAREPARE, BUKAMATA - Jumat, 15 Oktober 2021. Jarum jam sudah menunjukkan pukul 14.50 Wita. MR (23) datang ke salah satu warkop di Jl Andi Mappatola, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. Dia sudah janjian dengan dua rekannya.
MR memesan es kopi. Duduknya di Meja 03. Tepatnya di depan meja kasir. Di situ dia minum sambil bermain game melalui ponselnya. Sekira pukul 16.11 Wita, dia tiba-tiba dia terlihat gelisah, juga pucat. Lalu, dia terjungkal ke belakang kursi. Tak sadarkan diri.
Pengunjung lainnya kaget. Lalu, mereka menghubungi paramedis di Call Center 112. Petugas lalu datang, segera memberikan pertolongan pertama. Ada yang memberi bantuan pernapasan. Yang lainnya tampak memompa-mompa bagian dada korban. Sayang, setelah berusaha sekuat tenaga, nyawa MR tak tertolong.
Pihak kepolisian dari Polres Parepare lalu mendatangi lokasi, kemudian melakukan olah TKP.
Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Sihombing mengatakan, di meja 03 tempat korban duduk, pihaknya menemukan es kopi, rokok, dompet dan pipet minuman yang digukanan korban.
Selanjutnya lanjut AKP Sihombing, akan dilakukan pemeriksaan secara laboratorium.
"Kita juga menunggu konfirmasi dari keluarga korban, apakah akan dilakukan autopsi atau tidak, karena itu hak dari keluarga korban,” ujar AKP Sihombing.
Penulis: Maulana
TAG
BERITA TERKAIT
-
NasDem Sulsel Usung Tasming Hamid di Pilkada Parepare
-
Berhasil Kendalikan Inflasi di Kota Parepare, Pj Gubernur Bahtiar Puji Inovasi KOPI
-
HUT ke-4 Partai Gelora di Parepare, Asy'ari Abdullah: Mari Jemput Kemenangan
-
Didampingi NA, Taufan Pawe Pamit di Hadapan Suporter PSM Makassar
-
Ketua IIPG Sulsel Berikan Prinsip Tips Memilih Pemimpin Dalam Konsep Keislaman