Muh. Taufik
Muh. Taufik

Rabu, 13 Oktober 2021 17:35

Yuk, Belajar Cara Berinvestasi Emas!

Yuk, Belajar Cara Berinvestasi Emas!

pandemi selama lebih dari satu tahun terakhir telah berdampak pada penurunan volume penjualan dan omset bisnis offline pada lebih dari 70% UMKM.

KENNDARI, BUKAMATA – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 13 Oktober 2021 di Kendari, Sulawesi Tenggara. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Tema yang diusung pada hari ini yaitu “Biar Cuan, Pilih-pilih Investasi Daring”. 

Acara hari ini dipandu oleh Mila Karmila selaku moderator serta menghadirkan empat narasumber, di antaranya Fajri Adrianto selaku Koordinator Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga, Mugniar Marakarma selaku narablog, Diana Sumolang selaku Pegiat UMKM dan Co-Founder Indoagribiz.com, serta Lestari Daswan selaku Dosen Manajemen Strategi IAIN Kendari. Sebanyak 675 peserta mendaftarkan dirinya untuk mengikuti kegiatan webinar yang kembali diadakan di Kendari ini. 

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Berikutnya, sesi pemaparan materi dimulai dengan narasumber pertama, yaitu Fajri Adrianto yang membawakan tema “Dompet Digital dan Investasi”. Fajri mengatakan bahwa pada pandemi seperti saat ini, dompet digital sangat diperlukan untuk transaksi dan tukar menukar uang sehingga dapat memperkecil jumlah penyebaran COVID-19. Beberapa keuntungan dompet digital adalah penggunaannya mudah, menghemat waktu, dapat dijalankan secara  daring, banyak promo, dan aman. Adapun risiko yang ditimbulkan oleh dompet digital, di antaranya konsumerisme dan masalah keamanan. 

Selanjutnya, Mugniar Marakarma selaku pemateri kedua membawakan tema “Belanja atau Menabung?”. Dalam sesinya, Mugniar menuturkan bahwa sekarang banyak kemudahan berbelanja dari rumah yang didukung berbagai metode pembayaran dan fitur paylater. Sehingga, kita harus pandai menahan hasrat agar tidak konsumtif dan CBD (compulsive buying disorder). “Salah satu caranya adalah dengan membuat anggaran dan daftar belanja,” katanya.

Pemateri ketiga, Diana Sumolang mengusung materi berjudul “Peran dan Fungsi E-market dalam Mendukung Produk Lokal”. Diana mengutip salah satu hasil survey yang menunjukkan bahwa pandemi selama lebih dari satu tahun terakhir telah berdampak pada penurunan volume penjualan dan omset bisnis offline pada lebih dari 70% UMKM. Jika digitalisasi UMKM meningkat, perekonomian Indonesia dapat meningkat 23%. “Pada saat pandemi seperti saat ini, e-market bisa menjadi pilihan dalam transformasi digital UMKM,” katanya.

Adapun pemateri pamungkas, Lestari Daswan, menyampaikan tema “Investasi Emas”. Lestari menuturkan dua cara untuk menginvestasi emas, yaitu menggunakan tabungan emas digital dan emas fisik. Kelebihan dari emas fisik yaitu mudah dicairkan, sedangkan kekurangannya adalah spread yang lebih tinggi. Beberapa contoh platform emas digital, di antaranya Pegadaian Digital, Brankas, Lakuemas, dan Tamasia. “Jika ingin berinvestasi emas digital, pastikan platform yang kita pilih telah terdaftar pada OJK atau Bappebti Kementerian Perdagangan,” pungkasnya. 

Setelah sesi pemaparan selesai, moderator membuka sesi tanya jawab yang kemudian disambut hangat oleh para peserta. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada para narasumber. Sebanyak 10 penanya beruntung akan mendapatkan uang elektronik masing-masing sebesar Rp100.000 dari panitia.

Salah satu peserta, Diki Wahyudi, bertanya mengenai apakah pada masa depan transaksi tunai sudah tidak digunakan lagi dan apakah kita harus menyimpan pada dompet digital saja. Menurut Fajri, pentingnya uang kas di masa depan tidak akan sepenting pada saat ini karena banyaknya pembayaran yang sudah melalui digital.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.