BUKAMATA, MAKASSAR – Sejumlah siswa setingkat SMA dan SMP sudah diizinkan untuk masuk ruang belajar. Pemerintah Kecamatan Wajo tetap menekankan protokol kesehatan ketat di zona pendidikan tersebut.
“Kami meninjau langsung proses pembelajaran tatap muka hari pertama untuk sekolah SMA Zion, dengan memeriksa protokol kesehatan yang ada,” tegas eks Master Recover Kecamatan Tallo ini, Senin (11/10/2021).
Menurutnya, meski angka kasus covid 19 telah melandai, namun pemantauan protokol kesehatan di sekola-sekolah lanjut Ben tetap harus berlaku.
“Kita tidak boleh terlena. Angka kasus masih terbilang fluktuatif, sewaktu-waktu bisa naik dan bisa juga turun drastis, olehnya pemerintah tak boleh lepas tangan,” ujarnya.
Sebelumnya, Camat Benyamin juga memonitoring aktifitas brlajar tatap muka di SMPN 5 dan SMPN 50. Ben mengaku, sarana dan prasarana yang disediakan sudah memenuhi SOP.
“Intinya, tanpa penegakan prokes sekolah tidak diizinkan buka. Ini untuk keselamatan kita semua dan terkhusus juga kepada anak-anak kita yang baru memulai pembelajaran tatap mula sejak 2 terakhir,” terangnya.
BERITA TERKAIT
-
Makassar Ambil Peran di Rakernas APEKSI 2026, Munafri: Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kunci Pembangunan Kota
-
Kota Makassar Tampil Spektakuler di City Expo APEKSI 2026, Booth Pinisi Padukan Budaya, AI dan Inovasi Daur Ulang
-
Di Forum APEKSI, Munafri Tekankan Kota Tangguh Dimulai dari Ketahanan Bencana dan Kesiapan Pangan
-
APEKSI 2026 di Medan, Munafri Perluas Jejaring Demi Kemajuan Makassar
-
Pemkot Makassar Promosikan LONTARA+, UMKM, dan Pariwisata Pada APEKSI 2026 di Medan