BADUNG, BUKAMATA - Rabu, 6 Oktober 2021. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, melakukan studi komparatif ke Kabupaten Badung, Bali. Indira dan rombongan, diterima secara langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Ni Kadek Seniasih Giri Prasta, di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala.
Studi komparatif tersebut, membahas upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Khususnya di masa pandemi.
Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, menyampaikan tujuan diadakannya studi komparatif, untuk saling berbagi ilmu, demi mengoptimalkan pendampingan UMKM.
"UMKM menjadi penopang perekonomian keluarga jika dibina dengan baik, apalagi di tengah pandemi Covid-19, mengharuskan kita lebih inovatif," ujarnya.
Badung menjadi salah satu kabupaten yang sangat merasakan dampak dari Pandemi. Bahkan, mengharuskan berbagai UMKM bermanuver agar dapat bertahan.
Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Seniasih Giri Prasta bahkan mendatangkan berbagai platform online, untuk memberikan pelatihan bagi masyarakat. Itu agar tetap dapat bergerak mempromosikan hasil karya di tengah pandemi.
"Terima kasih ibu, telah datang bersama rombongan. Semoga dapat membantu promosikan kabupaten Badung," lanjutnya.
Selain itu, langkah berikutnya yang dilakukan oleh TP PKK Kabupaten Badung, yakni mendukung pemerintah dalam menyukseskan vaksinasi. "Kami ingin segera pulih, dengan menyukseskan gerakan vaksinasi," ujarnya.
TP PKK Kabupaten Badung, juga melakukan pendampingan bagi 31 ribu UMKM, dengan memberikan kemudahan dalam pengurusan sertifikat halal secara gratis, demi memudahkan dalam pemasaran.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Antrean SPBU Mulai Terurai, Munafri Dorong Kondisi BBM Makassar Kembali Normal
-
Urai Antrean BBM, Pemkot Makassar Akan Berlakukan Truk dan Bus Antre Pukul 21.00–05.00 WITA
-
Respon Antrean BBM, Pemkot Makassar Keluarkan Edaran Sekolah di Makassar Daring Mulai 12 September
-
Antrean BBM Bikin Aktivitas Warga Terganggu, Pemkot Makassar Siapkan Langkah Taktis
-
Kemarau Panjang, Appi Instruksikan Bantuan Air Bersih Disalurkan Setiap Hari ke Rumah Warga, Sembari Bangun 18 SPAM