Redaksi : Senin, 04 Oktober 2021 11:17
Lars Vilks

STOCKHOLM, BUKAMATA - Minggu, 3 Oktober 2021, Lars Vilks sedang dalam perjalanan menggunakan mobil. Ada dua polisi mengawalnya. Memang Vilks dalam perlindungan polisi. Itu setelah dia membuat Nabi Muhammad" href="https://bukamatanews.id/tag/kartun-nabi-muhammad">kartun Nabi Muhammad pada 2007 lalu, yang membuat umat Muslim marah. Bahkan kelompok radikal Al-Qaeda sempat menawarkan imbalan USD 100.000 untuk pembunuhan terhadap Vilks.

Saat sedang dalam perjalanan di dekat sebuah kota kecil bernama Markaryd, tiba-tiba mobil yang ditumpanginya bertabrakan dengan truk dari arah berlawanan. Kedua kendaraan terbakar. Vilks tewas. Demikian pula polisi yang mengawalnya. Sedang sopir truk harus dirawat di rumah sakit.

Dilansir AFP, Senin (4/10/2021), Kepolisian Swedia membenarkan kalau pria berusia 75 tahun itu tewas dalam kecelakaan mobil.

Menurut juru bicara kepolisian Swedia, ini diselidiki sama seperti kecelakaan di jalanan lainnya. Dia menambahkan, tidak ada kecurigaan adanya kesengajaan atau tindak kriminal dalam kecelakaan ini. Penyebab kecelakaan itu kata jubir kepolisian Swedia, belum diketahui secara jelas.

"Orang yang kami lindungi dan dua kolega kami tewas dalam tragedi yang tak terbayangkan dan sangat sedih ini," ucap Kepala Kepolisian Regional, Carina Persson.

Sebelumnya, tahun 2015, Vilks berhasil selamat dari serangan bersenjata di sebuah konferensi kebebasan berbicara di Copenhagen, Denmark, yang menewaskan seorang direktur film Denmark.