MAKASSAR, BUKAMATA - Jumat, 2 Oktober 2021. Malam sudah memekat di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sulsel. Dua remaja berboncengan menembus dingin. MM dan DM inisialnya.
Tiba-tiba mereka melihat barisan pemotor. Rupanya polisi. Tim Thunder Polda Sulsel. MM dan DM gelagapan. Mereka mencoba menghindar. Namun, Tim Thunder yang dipimpin Dantim, Aipda Syamsul Rijal, telah lebih dahulu mencegatnya.
Sebuah ponsel pintar disita. Di dalamnya ada perbincangan melalu media sosial. Mereka memesan ganja sintetis kepada seseorang. Lalu, si penjual ganja sintetis menyimpan barang pesanan kedua remaja itu di sebuah semak-semak di Jalan Tamalate.
Keduanya sedang menuju ke semak-semak itu saat dicegat. Tim lalu bergegas ke lokasi penyimpanan barang. Ternyata benar, di sana ada paket ganja sintetis. Dikemas dalam saset kecil.
"Ini barang pesananmu kan?" tanya anggota Tim Thunder.
Namun, keduanya menggeleng. Keduanya tak mengakui benda itu miliknya. Keduanya lalu digiring ke Posko Timsus Narkoba Polda Sulsel.
Keduanya tetap tak mengaku, meski telah tertangkap basah hendak menjemput barang haram tersebut.
Kendati tak mengaku, keduanya tetap diamankan di posko Ditres Narkoba Polda Sulsel, untuk proses hukum lebih lanjut.
Penulis: Noer
BERITA TERKAIT
-
Bantah Kadernya Tertangkap Narkoba, Muhammadiyah Bone: AMT Sudah Lama Tidak Aktif
-
Tiga Pemuda di Selayar Ditangkap Kasus Narkoba, Ngaku Temukan Sabu di Pinggir Laut
-
Polres Selayar Musnahkan Narkoba Senilai Rp1,2 Miliar
-
Lima Negara Ramaikan Kejuaraan Jetski Internasional di Makassar
-
Polres Bone Tangkap Dua Pelaku Narkoba, Barang Bukti 1,25 Gram Sabu