MAKASSAR, BUKAMATA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar aktif memantau reklame baru yang muncul. Hal itu dilakukan untuk mendongkrak potensi pajak reklame di Kota Makassar.
Kepala Sub Bidang (Kasubid) Reklame Bapenda Makassar, Adiyanto Said mengatakan pajak reklame mengalami penurunan cukup drastis. Hal ini disebabkan oleh dampak pandemi Covid-19
“Untuk itu kami harus pantau setiap hari khususnya reklame yang baru muncul. Itu yang kami pantau sebagai potensi pajak,” katanya.
Menurutnya, berkurangnya event di Kota Makassar karena pembatasan kegiatan masyarakat menyebabkan minimnya penggunaan reklame. Baik yang digital LED maupun reklame billboard.
“Pandemi ini kan melarang orang untuk berkegiatan, sehingga tentu promosi dengan menggunakan reklame juga berkurang dan berimbas pada pajak reklame yang menurun,” jelasnya.
Seperti diketahui, hingga triwulan III 2021, realisasi pajak reklame Kota Makassar baru mencapai 53 persen atau sebesar Rp27 miliar dari target Rp50 miliar sampai akhir tahun.
Untuk memaksimalkan pajak reklame, Bapenda Makassar tengah mengembangkan sistem informasi berbasis peta atau GPS untuk memudahkan memantau potensi pajak.
“Jadi itu sistem informasi yang bisa kita manfaatkan dan lebih memudahkan kita untuk memantau potensi pajak,” jelasnya.
BERITA TERKAIT
-
Bapenda Makassar Dukung Perencanaan Transportasi Perkotaan Terpadu Lewat Rapat Konsultasi Publik
-
Bapenda Makassar Optimistis Tembus Target Pendapatan, PBB Capai 93 Persen Jelang Akhir Tahun
-
Bapenda Makassar Jadi Rujukan Studi DPRD Bone Bahas Strategi Optimalisasi PAD dari Toko Modern
-
Bapenda Makassar Dukung Upaya Penguatan Stabilitas Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru 2025
-
Perkuat Kolaborasi, Bapenda Makassar Hadiri Rapat Persiapan Penghargaan Tokoh Masyarakat