MAKASSAR, BUKAMATA - Meski pengeroyokan yang dialami Hasriany Dg Caya (62) terjadi 19 September 2021 lalu, namun nenek yang berprofesi sebagai tukang parkir di Makassar itu, masih merasakan sisa-sisa luka lebam di kepala dan tubuhnya.
Itu setelah dikeroyok sejumlah preman di Jalan Andalas, Makassar, Sulsel. Tak cuma dianiaya, uang hasil pembayaran parkir pengendara yang dikumpulka sang nenek, juga dirampas para preman.
Dg Caya mengungkap, dia dipukul pakai kunci roda oleh dua pelaku. Sehingga bagian wajahnya mengalami luka. Khususnya di bagian bawah mata, luka lebam pada dahi, dada. Darah juga mengucur dari bibirnya. Dia juga mengaku ditendang oleh para pelaku. Dg Caya berharap pelaku segera ditangkap.
Kemarin, Dirut Perumda Parkir Makassar, Irham Syah Gaffar mengunjungi korban. Pihak Perumda Parkir Makassar membantu Dg Caya menjalani visum, sekaligus mendampingi korban melapor ke Polrestabes Makassar.
Kasubbag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, membenarkan korban telah membuat laporan. Korban juga sudah menjalani visum di RS Bhayangkara Polda Sulsel.
Menurut Lando, sesuai keterangan awal korban, dia tidak mengenal para pelaku. Polisi akan memeriksa beberapa saksi, juga mengecek CCTV di sekitar lokasi.
BERITA TERKAIT
-
Lima Negara Ramaikan Kejuaraan Jetski Internasional di Makassar
-
Gedung DPRD Sulsel Tak Luput dari Kobaran Api
-
Program Buka Puasa Raja Salman Kembali Hadir di Makassar, Dapat Liputan Media Internasional
-
Prakiraan Cuaca 29 Desember Makassar dan Sekitarnya: Suasana Sejuk dan Waspada Genangan
-
Makassar Siap Menjadi Tuan Rumah ACRS ke-46 Tahun 2025