PINRANG, BUKAMATA - Bupati Pinrang, Irwan Hamid menyerahkan secara langsung santunan kepada ahli waris Almarhum Mukhtar, tenaga non ASN Dinas Perhubungan dan Pertanahan Kabupaten Pinrang yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.
Penyerahan ini berlangsung di ruang rapat Bupati Pinrang, Jum’at (17/9/2021) yang dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan dan Pertanahan Kabupaten Pinrang, Drs. Mantong, M.Si dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, Soni C. Wirawan.
Bupati Pinrang, Irwan Hamid mengatakan bahwa hampir seluruh tenaga non ASN di Kabupaten Pinrang telah terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan.
Hal ini dimaksudkan untuk mencover setiap tenaga non ASN dengan asuransi jiwa jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan ketika mereka melaksanakan tugas.
Irwan berharap santunan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh ahli waris sembari berharap mereka senantiasa bersabar atas musibah yang dialami.
“Saya mengucapkan bela sungkawa dan berharap santunan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh ahli waris,” ungkap Irwan.
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pinrang Soni C. Wirawan menambahkan, bpjamsostek akan selalu memberikan pelayanan prima terhadap peserta bpjamsostek agar para peserta yang telah mendaftar merasakan manfaat dari program bpjamsostek.
Selain tenaga honorer, lanjut Soni, Pemerintah Kabupaten Pinrang juga telah mendaftarkan 1.900 pegawai syara yang ada di Kabupaten Pinrang sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang ditanggung oleh Pemerintah kabupaten Pinrang.
Penulis: Junaedi
BERITA TERKAIT
-
Pinrang Mulai Terapkan Teknologi Pertanian Modern di 7.900 Hektare, Sudirman Bungi Tekankan Pendampingan Petani
-
Hari Kesaktian Pancasila di Pinrang, Sudirman Bungi Ingatkan Persatuan Tak Cukup Lewat Seremoni
-
Sejumlah Wilayah di Pinrang Alami Penyusutan Debit Air, Pemkab Kirim Air Bersih Ke Lokasi Warga
-
Buka HUT ke-75 IBI Pinrang, Wabup Sudirman Bungi Tekankan Peran Bidan Cegah Stunting
-
Pemkab Pinrang Perkuat Posko Kecamatan, Antisipasi Krisis Air, Antrean BBM hingga Kelangkaan LPG