BUKAMATA - Kapolda Papua, Irjen Mathius Fakhiri, menyatakan gangguan keamanan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) tidak akan menganggu pelaksanaan PON XX dan Peparnas XVI. Diketahui bahwa PON XX dijadwalkan mulai 2 hingga 15 Oktober mendatang.
Mathius mengatakan konflik bersenjata yang selama ini terjadi lokasinya jauh dari wilayah tempat penyelenggaraan PON dan Peparnas.
"Situasi keamanan di empat wilayah yang menjadi tempat pelaksanaan PON XX jauh dari lokasi, tempat terjadi gangguan KKB sehingga atlet beserta ofisial tidak perlu merasa takut," kata Kapolda Papua di Jayapura, Selasa (14/9).
Mathius menegaskan bahwa aparat siap mengamankan pelaksanaan PON XX, baik itu di Kabupaten dan Kota Jayapura maupun Kabupaten Merauke dan Mimika.
Untuk keamanan akan dikerahkan 8.000 personel TNI/Polri, termasuk 16 kompi Brimob Nusantara di empat lokasi yang menjadi tempat pertandingan selama PON XX berlangsung.
Selain mengerahkan personel TNI/Polri, pihaknya juga berharap peran serta masyarakat dalam menjaga kamtibmas di sekitar lingkungannya.
Ia berharap masyarakat tak termakan berita bohong atau hoaks. Ia menegaskan keamanan terutama di wilayah tempat penyelenggaraan PON saat ini kondusif.
TAG
BERITA TERKAIT
-
PON XX Papua Berakhir: Jabar Pertahankan Juara Umum, Sulsel Finis Urutan ke-11
-
Atlet dan Ofisial Positif Covid-19, Menpora Panggil Panwasrah dan PB PON Papua
-
Klaster PON XX Papua, Atlet hingga Panpel Terinfeksi Covid-19 Varian Delta
-
Kaki Melepuh Patahkan Asa Sulsel di Nomor Lari 5.000 Meter
-
Dua Emas PON Papua Dipersembahkan Dua Srikandi Sulsel, Andi Sudirman Ucapkan Selamat