Redaksi
Redaksi

Minggu, 05 September 2021 19:18

Puing-puing kebakaran rumah Kakek Sampar dan Nenek Sanapia di Bulukumba.
Puing-puing kebakaran rumah Kakek Sampar dan Nenek Sanapia di Bulukumba.

Rumah Kakek Sampar di Bulukumba Terbakar, 22 Karung Cengkih Menjadi Abu

Sebuah rumah di Bulukumba terbakar. 22 karung cengkih hangus tak terselamatkan.

BUKAMATA, BULUKUMBA - Kakek Sampara dan Nenek Sanapia hanya mampu meratap. Rumah semi permanen miliknya di Dusun Batu Batu Desa Bonto Matenne Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba, hangus terbakar.

Puing-puing sisa kebakaran berserakan. Bahkan pada bagian dapur rumah yang terbuat dari kayu, ludes. Rata dengan tanah. Termasuk harta berharganya yang menjadi abu.

Bencana kebakaran yang menimpa pasutri 60 tahun ini terjadi pikul 11.00 Wita. Api sangat cepat melalap. Kejadian bermula saat sang istri, nenek Sanapia memasak air di dapur yang terbuat dari kayu.

Secara tiba-tiba api menyala sangat besar dan menyambar dinding rumah yang terbuat dari kayu. Akibatnya, api dengan cepat membesar.

Warga sekitar berlarian saat cucu nenek Sanapia berteriak kebakaran. Dengan peralatan seadanya, mereka memadamkan api. Sayangnya, kobaran api tak mampu dibendung.

Pemadam kebakaran tiba di lokasi, melakukan penyiraman. Api berhasil dikendalikan satu jam kemudian.

"Jadi ibu Sanapia ini memasak di dapur. Tiba-tiba apinya berkobar dan membakar dinding," kata Ali, warga setempat kepada Bukamatanews.id.

Warga berusaha mengeluarkan harta berharga. Delapan karung cengkih selamat, namun 22 karung cengkih kering lainnya, hangus menjadi abu.

Termasuk yang dihanguskan api, 3 unit mesin pemotong kayu (senso), dan satu unit mesin pabrik tepung.

Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta.

Penulis : Rey Yudistira
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Kebakaran #Bulukumba

Berita Populer