MAKASSAR, BUKAMATA - Mantan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Iwan Setiawan, berkelakar jauh tentang pengalamannya selama memangku jabatan dan ditugaskan di Kota Makassar. Ia menyebut kota daeng sebagai kota kuliner penuh inovasi.
Kekaguman Iwan Setiawan dia ungkapkan kepada Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat bertandang ke kediaman pribadi pria yang akrab disapa Danny itu, di Jalan Amirullah Makassar, Kamis (26/8/2021). Kunjungan ini juga sekaligus sebagai permohonan izin pamit karena telah menyelesaikan tugasnya di Makassar.
“Tidak terasa pergantian kabinet di BI berakhir dan hari ini saya pamit kepada Bapak Wali Kota Makassar untuk kembali melanjutkan tugas saya di daerah selanjutnya. Tentu tempat ini akan selalu saya rindukan dan juga telah menjadi kampung halaman saya,” ungkap Iwan.
Tak hanya itu, Mantan Kepala Deputi Bank Indonesia ini juga memuji kuliner serta keindahan yang ada di Makassar yang menurutnya tercipta karena adanya inovasi serta terobosan dari pemimpinnya.
“Makassar kota kuliner penuh inovasi. Terobosan serta programnya membangun Makassar mampu membawa daerah ini menjadi kota yang di lirik oleh kota lainnya. Apalagi di bawah kepemimpinan Bapak Danny Pomanto yang kini bisa di rasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” terangnya lagi.
Sementara itu Wali Kota Danny mengatakan, bersama Wawali Fatma akan kembali mempercepat kota Makassar menjadi kota dunia yang sombere’ dan smart city.
“Terima kasih sumbangsihnya untuk Kota Makassar pak Iwan dan perlu diketahui saya dan Ibu Fatma kini tengah melaju untuk percepatan Makassar menjadi kota dunia yang sombere’ dan smart city. Memadukan program inovasi dengan budaya Makassar," jelas Danny.
BERITA TERKAIT
-
SIBF 2026 di Makassar Bukukan Investasi Rp9,64 Triliun, BI Sulsel Dorong Potensi Sulampua Go Global
-
Tallukarsa Pangan Jadi Kunci, BI Perkuat Ketahanan Pangan Sulampua
-
Wali Kota Appi Ingin PKK Makassar Hadir Lebih Dekat, Bantu Keluarga dan Warga yang Membutuhkan
-
Melinda Aksa Soroti Tantangan Sampah Makassar dalam Seminar Nasional Ekoteologi
-
Lontara+ Disorot SAFEnet, Makassar Didorong Hadirkan Layanan Digital Ramah Disabilitas