MAKASSAR, BUKAMATA - Tim SAR gabungan geram. Rekan-rekan korban pendaki Gunung Bawakaraeng yang meninggal tak jujur. Ternyata bukan dua temannya yang meninggal. Tapi 3 orang. Yang dilaporkan, hanya Steven William Frets (21) dan Muhammad Rian (21). Ada lagi satu yang tak dilaporkan, yakni Zainal (21).
Ini terungkap saat rekan-rekan korban yang lima orang, BR, OC, UD, AR, dan PA menyebutkan bahwa jenazah yang dievakuasi terakhir bukanlah Rian, melainkan Zainal alias Enal. Sedangkan Rian juga meninggal. Jasadnya hanya ditutupi jaket oleh rekan korban baru ditinggalkan.
Terpaksa, Tim SAR gabungan kembali naik untuk mengevakuasi jasad Rian. "Jadi teman korban yang selamat ini tidak melapor, tidak menyampaikan ke kita bahwa ada satu lagi temannya yang meninggal," ucap Kasi Ops Basarnas Makassar Rizal, Rabu, (18/8/2021).
"Kita kan tidak tahu identitasnya kan. Jadi saya sempat tanyakan, temannya yang selamat bilang 'ini Pak teman saya Steven, yang itu Rian, Pak," ucap Rizal.
Namun polisi yang berkoordinasi dengan pihak keluarga korban meninggal, justru mendapatkan fakta yang berbeda. Pihak keluarga menyebut korban atas nama Rian belum ditemukan.
"Keluarga korban bilang itu bukan Rian Pak. Nah kita tanya sebenarnya itu siapa, (teman korban jawab) itu Enal, Pak, terus Rian itu mana?" ucap Rizal mengulas pengakuan rekan korban.
Setelah didalami lebih lanjut, rekan-rekan korban membuat pengajuan yang membuat para petugas SAR geger. Sebab, pendaki atas nama Rian ternyata juga telah meninggal namun ditinggal di jalur pendakian.
"Katanya Rian tadi subuh sama kami Pak, dia meninggal. Saya hanya tutup jaket di jalur di dekat batu," ungkap Rizal mengutip pernyataan salah seorang rekan korban.
Rizal bilang, rekan-rekan korban sejak pagi tadi tiba di kaki Gunung Bawakaraeng. Namun mereka tak melaporkan kondisi Rian yang juga telah meninggal dunia. "Dia tidak melapor ke kita," ungkap Rizal.
Atas pengakuan tersebut, lanjut Rizal, SAR gabungan kembali melakukan pencarian terhadap jenazah Rian. Rizal pun sangat menyesalkan ketidakjujuran korban tersebut.
"Dan nanti pada saat jenazah kedua kita evakuasi baru tahu ternyata masih ada satu lagi. Jadi saya bilang kenapa tidak bilang dari tadi, itu kan posisinya berdekatan, harusnya kita bisa evakuasi berdekatan," papar Rizal.
Sebelumnya, 3 korban dan lima rekannya ikut bersama sekira 800 orang dalam upacara peringatan HUT ke-76 RI di puncak Bawakaraeng. Namun saat turun pada Selasa, 17 Agustus 2021, terjadi badai. Mereka berpencar. Tiga orang meninggal karena hipotermia, ditinggal oleh rekannya begitu saja.
Kini, dua jasad sudah ada di Puskesmas Tinggimoncong. Dievakuasi oleh tim SAR gabungan tadi pagi.
Penulis: Maulana
BERITA TERKAIT
-
Duh, Pendaki Gunung Bawakaraeng Cedera Sebelum Upacara HUT RI, Ada yang Hipotermia dan Nyeri Perut
-
4 Pendaki Ditemukan Hipotermia di Gunung Bawakaraeng , Begini Kronologinya
-
Dua Pendaki Bawakaraeng Meninggal Saat Ditinggal Rombongan
-
Ini Identitas Dua Pendaki Bawakaraeng yang Meninggal Hipotermia
-
Bupati Gowa Bentuk Tim Sisir Gunung Bawakaraeng Cari Pendaki