MAKASSAR, BUKAMATA - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menggandeng 47 Puskesmas se Kota Makassar, dalam memberikan pelayanan KB kepada masyarakat. Selain Puskesmas, DPPKB Makassar juga bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit milik pemerintah.
"Untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat, kita bekerjasama dengan Puskesmas se Kota Makassar, yang jumlahnya kalau tidak salah 47 Puskesmas," kata Evy Aprialti, Pelaksana Tugas Kepala DPPKB Makassar, Senin, 16 Agustus 2021.
Ia mengungkapkan, ada sejumlah layanan KB atau pemasangan alat kontrasepsi yang diberikan. Mulai dari suntik, pil, implan, ayudi, vasektomi, hingga tubektomi.
"Semua alat kontrasepsi ini gratis, tidak dipungut biaya," ujarnya.
Evy berharap, makin banyak warga Makassar yang mau menjadi akseptor. Khususnya pasangan usia subur, sehingga bisa mengatur jarak kelahiran.
"Untuk pasangan usia subur ini sangat berpotensi mengakibatkan kehamilan. Karena itu, kami membantu untuk mengatur jarak kelahiran, agar anak-anak mereka bisa mendapatkan hak tumbuh kembangnya dengan baik," pungkasnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Dukung Pengelolaan Zakat Terbaik, Wali Kota Appi Raih Penghargaan Nasional Dari BAZNAS RI
-
Dari Forum Global ke Lingkungan Sekolah, Dishub Makassar Tanamkan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini
-
Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026
-
Perkuat Kolaborasi Pentahelix, GENTING Sulsel-Makassar Dorong Percepatan Penurunan Stunting
-
Perkuat PAUD Ramah Anak, Bunda PAUD Tarakan Studi Tiru ke Makassar