Redaksi : Minggu, 15 Agustus 2021 18:43
Korban tewa dengan kuda-kudanya usai tersengat listrik jeratan babi.

BULUKUMBA, BUKAMATA - Minggu, 15 Agustus 2021. Jarum jam menunjukkan pukul 09.00 Wita. Baharuddin (61), berangkat ke sawahnya dengan menunggang kuda. Kuda lainnya ikut dari belakang.

Lalu, saat melintas di kebun milik Sannai (56), di Dusun Patuku, Desa Balong, Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba, kuda yang ditunggangi Baharuddin menyentuh jerat babi yang dialiri listrik. Sengaja dipasang pemilik kebun untuk membunuh babi yang kerap mengganggu tanamannya.

Akibat sengatan listrik itu, korban terpental dari kudanya. Lalu jatuh mengenai kawat jerat babi. Korban meninggal di tempat dengan luka robek pada tangan, luka robek pada leher, luka robek di telinga, luka robek pada lengan kiri, luka robek pada punggung tangan kiri, luka robek pada telunjuk tangan kiri, luka melepuh dan lecet pada bagian paha kiri, dan luka robek pada betis kiri.

Dua ekor kuda korban juga mati di tempat. Terlihat tergeletak. Satu masih dengan pelana di badan.

Korban ditemukan pertama kali oleh anaknya, Syahrir (22). Anak korban melakukan pencarian karena ayahnya tak kunjung sampai di sawah pada pukul 12.30 Wita.

"Putra korban melakukan pencarian dan menemukan korban di kebun milik terduga pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Bayu Wicaksono Febrianto.

Penulis: Maulana