Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Sabtu, 31 Juli 2021 14:41

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, saat melaporkan perkembangan penyaluran bantuan sosial, kepada Dirjen Bina Pembangunan Daerah Mendagri RI, Hari Nur Cahaya Murni, secara virtual, di Baruga Laonge Kantor Gubernur Sulsel, Jumat 30 Juli 2021.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, saat melaporkan perkembangan penyaluran bantuan sosial, kepada Dirjen Bina Pembangunan Daerah Mendagri RI, Hari Nur Cahaya Murni, secara virtual, di Baruga Laonge Kantor Gubernur Sulsel, Jumat 30 Juli 2021.

Penyaluran Bansos di Lima Daerah Belum Tuntas, Abdul Hayat Janji Paling Lambat 4 Agustus

Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan, dan Bantuan Sosial Tunai di Sulsel mencapai 5.870.450 juta orang. Pemprov Sulsel sendiri berkolaborasi dengan Polda Sulsel, Kejati Sulsel, BPKP Sulsel, dan BPK RI dalam penyaluran bantuan tersebut.

MAKASSAR, BUKAMATA - Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di lima kabupaten belum tuntas. Masing-masing di Kabupaten Pinrang, Enrekang, Luwu Utara, Tana Toraja dan Toraja Utara.

Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, mengungkap penyebabnya. Salah satunya, kondisi geografis kelima daerah tersebut. Kepada Dirjen Bina Pembangunan Daerah Mendagri RI, Hari Nur Cahaya Murni, ia berjanji akan menuntaskannya paling lambat 4 Agustus 2021 mendatang.

"Ada beberapa yang tidak efektif di daerah. Karena ada laut, ada pulau dan ada pegunungan. Kalau tidak salah, ada lima kabupaten kota ada kendala itu. Diperkirakan tanggal 3-4 baru efektif semua tersalurkan 100 persen, dan saya kira ini butuh kerja keras dari Bulog dan Dinas Sosial," kata Abdul Hayat kepada Dirjen Bina Pembangunan Daerah Mendagri RI, Hari Nur Cahaya Murni, secara virtual, di Baruga Laonge Kantor Gubernur Sulsel, Jumat 30 Juli 2021.

Ia berharap, pada tanggal 4 Agustus sudah dalam posisi clear 100 persen. "Makasih Ibu Dirjen, dan tetap saya cek langsung di lapangan untuk persiapan memberikan laporan ke ilIbu Dirjen lagi," kata eks Dirjen Kemensos RI itu.

Diketahui Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Sulsel mencapai 5.870.450 juta orang. Pemprov Sulsel sendiri berkolaborasi dengan Polda Sulsel, Kejati Sulsel, BPKP Sulsel, dan BPK RI dalam penyaluran bantuan tersebut.

Sementara, koordinasi dengan kabupaten kota se-Sulsel akan dilakukan dalam waktu dekat ini, untuk memastikan bagaimana penyaluran bantuan tersebut.

"Kemarin saya sudah rapat di Polda Sulsel dan Minggu depan atau beberapa hari kedepan ini akan melakukan rapat secara virtual dengan seluruh kabupaten kota. Yang agak lambat penyerapannya, kita akan melakukan peninjauan langsung di tempat," tutupnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Kementrian Dalam Negeri #Abdul Hayat Gani #Bantuan Sosial #Beras PKH

Berita Populer