Wiwi
Wiwi

Jumat, 30 Juli 2021 08:30

Transaksi Platform Digital  Terus Bertumbuh, Bank BRI Kurangi Outlet Konvensional

Transaksi Platform Digital Terus Bertumbuh, Bank BRI Kurangi Outlet Konvensional

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat transaksi dari platform digital lebih besar dibanding transaksi secara fisik melalui mesin ATM.

JAKARTA, BUKAMATA  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat transaksi dari platform digital lebih besar dibanding transaksi secara fisik melalui mesin ATM.

Pada akhir Maret 2021, bank dengan kode emiten BBRI itu, mencatat transaksi melalui internet banking mengalami pertumbuhan 163,2 persen secara year on year (yoy), atau tumbuh menjadi 1,1 miliar transaksi. Jika dibandingkan transaksi melalui mesin ATM yang hanya tumbuh 9,1 persen yoy yang turun menjadi 1 miliar transaksi.

"Bahkan untuk transaksi digital banking melalui BRImo tumbuh hingga 402,6 persen yoy," kata Sekretaris Perusahaan BRI, Aestika Oryza Gunarto, kepada dikutip Bukamata dari laman Kompas, Kamis (29/7/2021).

BRI pun memproyeksikan, tren pertumbuhan transaksi digital akan berlanjut ke depannya.

Dengan adanya pertumbuhan tersebut, Aestika menilai, secara alami keberadaan dari kantor cabang fisik atau konvensional akan menyusut.

"Secara alami, akibat adanya digitalisasi serta perubahan perilaku masyarakat menyebabkan keberadaan dan fungsi kantor cabang bank konvensional akan berkurang seiring dengan berjalannya waktu," kata Aestika.

"Pandemi yang terjadi justru menjadi akselerator proses digitalisasi tersebut," tambah dia.

Hingga akhir Maret 2021 tercatat jumlah outlet konvensional BRI sebanyak 9.241 kantor. Angka ini telah berkurang sebesar 341 dibandingkan dengan jumlah outlet konvensional BRI pada Maret tahun sebelumnya yaitu sebanyak 9.582 kantor.

"341 outlet konvensional tersebut terdiri atas kantor cabang pembantu, BRI Unit, kantor kas, teras BRI dan teras keliling," ujar Aestika.

Untuk memfasilitasi tren pertumbuhan transaksi digital nasabah, BRI berencana fokus menjalankan transformasi digital, dengan fokus pada area bisnis, transaksi, ekonomi, dan internal process.

"Pengembangan jaringan BRI akan difokuskan pada Agen BRILink, yang pada akhir Juni 2021 tercatat sebanyak 465.000 agen," ucapnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.