PINRANG, BUKAMATA -- Video seorang operator SPBU 74.912.01 Maccorawalie Pinrang yang melakukan pengisian ke wadah jeriken saat dini hari dan kemudian viral setelah terunggah di Media Sosial (Medsos) Instagram (IG) pinrang_info, disikapi dengan tegas oleh pihak Pertamina Wilayah VII Makassar.
Humas (MOR) Pertamina Wilayah VII Makassar, Laode Syarifuddin yang dikonfirmasi dengan tegas menyatakan, pihaknya tidak main-main dengan persoalan ini.
"Kami tidak main-main. Kita sudah turunkan tim investigasi untuk kasus tersebut, dan kalau terbukti, sanksi tegas pasti diberikan kepada pihak SPBU bersangkutan," tegas Laode Syarifuddin, Selasa siang (27/7/2021).
Laode menyebutkan, sanksi yang dijatuhkan nanti bisa berupa teguran, Surat Peringatan (SP), dan bahkan penutupan SPBU.
"Kalau memang pelanggaran penyelewengannya parah, tidak menutup kemungkinan sanksi penutupan dijatuhkan," ucapnya
Kata Laode, tim investigasi diminta bekerja cepat agar hasilnya juga segera bisa diketahui. kapan hasil investigasi selesai.
"Saya juga sudah sampaikan ke Manajer Pertamina Wilayah VII Depot Parepare agar lebih meningkatkan kontrol dan pengawasan kepada SPBU-SPBU di wilayah kerjanya," tutupnya.
Sementara itu Pengelola SPBU Maccorawalie Anasrullah mengakui hal tersebut yang dilakukan oleh salah satu oknum operator yang tengah jaga malam.
"Betul pak itu dilakukan oleh operator yang jaga malam waktu itu, dan saya sudah tidur," kata Anasrullah, senin (26/7/2021).
Penulis: Jun
BERITA TERKAIT
-
Polisi Awasi Pendistribusian BBM Subsidi di Jeneponto
-
Jual Seluruh Bisnis, Shell Stop Kelola SPBU di Indonesia
-
Kisah Prajurit TNI AL Dihantam Ombak 3 Meter Saat Perjalanan Hendak Menolong 6 Orang Yang Tenggelam di Pantai Ammani
-
Tiga Wisatawan Asal Wajo Tewas Tenggelam di Pantai Ammani, Pinrang
-
SPBU Shell Akhirnya Jual BBM Lagi