Berkat ACT, Pedalaman Tana Toraja Akhirnya Bisa Nikmati Daging Kurban
Aksi cepat Tanggap (ACT) bersama Global Qurban berhasil menjangkau pedalaman Toraja untuk menyalurkan daging kurban hasil dari donasi masyarakat.
TORAJA, BUKAMATA – Aksi cepat Tanggap (ACT) bersama Global Qurban berhasil menjangkau pedalaman Toraja untuk menyalurkan daging kurban hasil dari donasi masyarakat.
Penyaluran daging kurban dilakukan di Kampung Badong, Desa Parindingan, Kecamatan Gadangbatu Silanan, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Jum’at (23/7/2021).
Tim Global Qurban Aksi Cepat Tanggap Sulawesi Selatan, Nurul mengatakan, satu ekor hewan Kurban setara Sapi dari Sahabat Dermawan Global Qurban-ACT telah ditunaikan di pelosok kampung Badong Desa Parindingan, Kecamatan Gadangbatu Silanan, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel.
"Tim dari Global Qurban-ACT untuk sampai dilokasi tersebut harus menempuh medan terjal dan licin kurang lebih selama 1-3 jam dari kota kabupaten Tana Toraja,"kata Nurul.
Nurul mengungkapkan, penduduk Tana Toraja rata-rata minoritas non-muslim. Namun, sebagiannya ada yang beraga muslim. Dan kehadiran umat muslim yang tinggal di kabupaten Tana Toraja inilah, yang terus memperlihatkan keberagaman budaya dengan solidaritas umat yang berada di Tana Toraja.
“Alhamdulillah hewan Qurban yang kami bawa kemarin untuk di potong di masa hari tasyrik kedua dalam perayaan hari raya Iduladha tahun ini, akhirnya sesuai dengan apa yang menjadi spirit Global Qurban-ACT sejak dulu yaitu menjadi syiar bagi umat Islam di perkampungan Tana Toraja”, Ungkap Nurul.
Ada beberapa perkampungan yang ada di Tana Toraja yang dihuni oleh masyarakat dengan minoritas beragama Islam yang sangat jarang, bahkan tidak pernah sama sekali melakukan pemotongan hewan Kurban apalagi merasakan nikmatnya daging Kurban di hari raya.
“Masyarakat disini minoritas beragama islam dari sejak tahun 70-an dan sampai saat ini dihuni sekitar 50 Kepala Keluarga dari 4 dusun yang ada di desa ini, namun karena kurangnya bimbingan tentang agama Islam yang mereka dapatkan nyaris membuat mereka masuk kristenisasi atau murtad”, tambah Nurul.
News Feed
Kenapa Malam Nisfu Syaban Dianggap Istimewa? Ini Penjelasannya
02 Februari 2026 09:43
GAPEMBI Sulsel Mantapkan Langkah, Siap Dilantik dan Kawal Program Makan Bergizi Gratis
02 Februari 2026 09:34
Berita Populer
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:43
Wali Kota Makassar Pererat Kebersamaan Alumni se-Kota Makassar di Bazar Road To Reuni Angkatan 93
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:56
