Wiwi
Wiwi

Jumat, 16 Juli 2021 08:18

Artis Didi Riyadi Kirim Surat Terbuka ke Presiden Jokowi, Begini Isinya

Artis Didi Riyadi Kirim Surat Terbuka ke Presiden Jokowi, Begini Isinya

Drumer band Element, Didi Riyadi menulis surat terbuka yang ditujukkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Surat terbuka pertama yang Ia tulis, diposting melalui laman Instagramnya, Kamis (15/7/2021).

BUKAMATA – Drumer band Element, Didi Riyadi menulis surat terbuka yang ditujukkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Surat terbuka pertama yang Ia tulis, diposting melalui laman Instagramnya, Kamis (15/7/2021).

Dalam postingan tersebut, Didi menyematkan beberapa nama pejabat pemerintah pusat, yang masuk dalam birokrasi Jokowi.

Didi Riyadi menyebut, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Dilansir Bukamata dari postingan Instagram @didiriyadi_official, surat tersebut diberi judul ‘Surat Terbuka Didi Riyadi untuk Pak Jokowi’.

“Pertama, saya adalah Didi Riyadi, salah seorang rakyat Bapak yang hidupnya selama 31 tahun ini didedikasikan untuk dunia seni dan hiburan Indonesia,” katanya.

“Ini kali pertama saya membuat surat terbuka kepada Bapak, sosok yang sangat saya hormati sebagai pemimpin bangsa. Surat terbuka ini bagian dari concern dan kepedulian saya kepada bangsa dan negara,” sambung Didi Riyadi.

Bagian kedua merupakan ‘unek-unek’ dari seorang Didi Riyadi selama hidup di masa pandemi Covid-19.

“Dampaknya luar biasa dirasakan oleh masyarakat serta sangat memukul berbagai bidang terutama perekonomian, kesehatan, pendidikan, dunia seni dan hiburan serta bidang lain,” ujarnya.

“Simple saja Pak, sudah pasti banyak yang kena imbasnya terlebih lagi soal perut, banyak yang tidak bisa kerja, tidak bisa menafkahi keluarga,” tutur Didi Riyadi yang menolak wacana perpanjangan PPKM Jawa dan Bali.

Didi Riyadi mengusulkan kepada Jokowi untuk membuat lockdown, karantina, PPKM atau apapun istilahnya menurutnya yang lebih ‘ramah’ terhadap masyarakat menengah ke bawah.

“Jika PPKM Darurat Jawa dan Bali tidak berdampak signifikan, mohon pertimbangan mengevaluasi strategi kebijakan dan koordinasi antar lembaga,” tuturnya.

“Sosialisasi dan edukasi semasif-masifnya tentang penanganan bagi yang terpapar Covid-19 dan pola hidup sehat untuk melawan Covid-19,” ujar Didi Riyadi mengusulkan.

Lebih lanjut kata Didi Riyadi, dia mengusulkan agar presiden Jokowi membuat kebijakan yang solutif, tidak hanya bersifat aturan semata.

“Mendorong pemerintah bukan hanya mengidentifikasi mereka yang terpapar Covid-19, tetapi juga mengidentifikasi mereka yang terdampak pandemi Covid-19 secara ekonomi dengan alat ukur yang tepat,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.