Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Rabu, 14 Juli 2021 21:29

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan "Danny" Pomanto, bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi, kembali meninjau kesiapan kapal penumpang Pelni yang akan digunakan sebagai tempat isolasi apung bagi pasien Covid-19, Rabu, 14 Juli 2021.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan "Danny" Pomanto, bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi, kembali meninjau kesiapan kapal penumpang Pelni yang akan digunakan sebagai tempat isolasi apung bagi pasien Covid-19, Rabu, 14 Juli 2021.

Danny - Fatma Tinjau Fasilitas Kapal Pelni Untuk Isolasi Apung

Kapasitas kapal ini ialah 804 kamar isolasi, ditambah dengan kamar untuk 60 tenaga medis. Adapula ruang ICU darurat.

MAKASSAR, BUKAMATA - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan "Danny" Pomanto, bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi, kembali meninjau kesiapan kapal penumpang Pelni yang akan digunakan sebagai tempat isolasi apung bagi pasien Covid-19. Di atas kapal laut milik PT Pelni, Danny berkeliling mengecek kondisi kapal. Satu persatu fasilitas kapal dilihatnya. Seperti toilet, kamar-kamar penumpang, restoran, serta mushallahnya.

"Kapal ini kondisinya tidak banyak berubah seperti 34 tahun yang lalu, toilet-toilet memadai, restorannya bagus, dan musiknya akan ditambah naik untuk menemani olahraga mereka, mushalla juga masih sangat bagus. Kita hanya melakukan pembenahan dengan menambah sistem sirkulasi udara, kemudian ditambah hepa filter untuk menangkal virus Covid- 19," ucap Danny, di Kantor Pelindo Makassar, Rabu, 14 Juli 2021.

Bahkan menurut Danny, untuk memberikan rasa betah selama masa isolasi, dirinya juga akan menyediakan wifi, serta hiburan tv edukasi di atas kapal.

"Kita juga menambahkan sistem spot untuk keliling, tidak seperti di hotel yang dibatasi ruang geraknya," ujarnya.

Danny menambahkan, kapasitas kapal ini ialah 804 kamar isolasi, ditambah dengan kamar untuk 60 tenaga medis.

"Fasilitas kesehatannya juga kami akan adakan ICU darurat dan kami juga akan siapkan kapal-kapal yang berkecepatan tinggi untuk mengantisipasi keadaan emergency. Sebentar lagi kita akan susun bersama dengan tim Pelindo," ungkapnya.

Mengenai pasien yang bisa dirawat di isolasi apung ini, kata Danny, ialah gejala ringan dan Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Kalau penderita sedang dan berat tidak bisa kita rawat disini. Saya menargetkan dalam satu minggu kita akan mulai benahi SOP, yang jadi hardwarenya adalah fisiknya, yaitu bagaimana memberikan rasa nyaman selama isolasi mengisi waktunya istirahat itu dengan yang berguna," terang Danny. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkot Makassaar #Danny Pomanto #Fatmawati Rusdi #Isolasi Apung #Pelindo IV #Pelni