MAKASSAR, BUKAMATA - Jumat, 9 Juli 2021 lalu. Fita, keponakan Nurdin Abdullah, datang ke Pemprov Sulsel. Dia menangis. Karena tagihan katering Wisata Covid-nya belum dibayar Pemprov Sulsel.
Hari ini, Fita tak menangis lagi. Pemprov Sulsel sudah membayarkan tagihan tersebut tadi pagi. Itu diungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulsel, Ni'mal Lahamang.
"Sudah tadi pagi saya transfer (pembayaran ke vendor). Saya tidak ingat jumlahnya karena dibayarkan ke masing-masing orang," ujar Ni'mal, Selasa (13/7/2021).
Ni'mal mengatakan, pihaknya telah membayarkan semua tunggakan Wisata COVID-19 itu ke setiap vendor yang terlibat program Wisata COVID-19.
Pembayaran tersebut terhitung mulai Januari hingga Maret. Rata-rata tagihan yang dibayarkan akumulasi dari jumlah bulanan dan jumlah mingguan yang dibebankan kepada Pemprov Sulsel.
Menurut Ni'mal, keterlambatan ini lantaran menunggu proses audit. Dia pun meminta maaf kepada seluruh vendor.
"Kemarin kan diaudit dulu. Karena jangan sampai ada temuan lain. Alhamdulillah, saat ini sudah tidak ada lagi. Setelah menerima uangnya, langsung saya transfer," ujarnya.
BERITA TERKAIT
-
Bupati Luwu Utara Turun Pantau Skrining Kesehatan, Pelajar Jadi Sasaran
-
Andi Sudirman Sulaiman Terima Penghargaan Inovasi Layanan Transportasi Publik Terjangkau dan Terintegrasi
-
Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Sektor Kepelabuhanan
-
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Dorong Inovasi Apartemen Ikan, Sulsel Masuk Lima Besar SDGs Action Awards 2026
-
Wagub Sulsel: Konektivitas dan Kerja Sama Antardaerah Kunci Stabilitas Pangan