BUKAMATA – Guna mendukung pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menambah sejumlah fitur mobile banking, salah satunya tarik tunai tanpa menggunakan ATM.
"BTN menambah fitur penarikan uang tunai tanpa kartu di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) atau Cardless Withdrawal dengan menyertakan QRIS, sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan memindai QR Code melalui aplikasi mobile banking," ungkap Direktur IT, Operation, and Digital Banking BTN Andi Nirwoto, dalam siaran persnya, Jumat (9/7/2021).
Ia mengatakan, berbagai fitur ditambahkan untuk memfasilitasi transaksi keuangan nasabah selama operasional bank dibatasi pada periode PPKM Darurat.
“Tak hanya tarik tunai tanpa ATM, mobile banking atau internet banking juga memberikan layanan transfer, pembayaran BPJS Kesehatan, bayar PBB, listrik, PDAM dan top up dompet digital serta virtual account untuk transaksi di e-commerce,” katanya.
Dengan penambahan fitur baik internet banking, maupun mobile banking tersebut, Andi mengharapkan nasabah dapat menikmati layanan BTN dengan nyaman dan aman.
“BTN juga gencar menjalin kerjasama penempatan pembayaran EDC dengan merchant nasional seperti Indomaret dan Alfamart serta merchant yang terkait dengan core business Bank BTN dalam ekosistem properti seperti Mitra 10, Ace Hardware dan Informa,” tuturnya.
Lebih lanjut Andi menyebutkan, transaksi lewat e-channel BTN seperti mobile banking makin diminati nasabah.
Hal tersebut terefleksikan dengan total transaksi perbankan tahun lalu yang mencapai lebih dari 200 juta transaksi, dimana 96 persen diantaranya dilakukan melalui e-channel, salah satunya mobile banking.
Selain itu, BTN mencatatkan adanya penambahan pengguna baru semenjak aplikasi mobile banking diperbaharui.
Tercatat per Mei 2021 pengguna baru mobile banking BTN mencapai 1,63 juta pengguna atau naik 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1,29 juta pengguna.