Redaksi : Jumat, 09 Juli 2021 09:40
Suasana pertemuan membahas penanganan Covid-19 di Barru.

BARRU, BUKAMATA - Kamis, 8 Juli 2021. Di Aula MPP Lantai 6 Kantor Bupati Barru, Bupati Barru H. Suardi Saleh, memimpin rapat penanganan Covid-19. Di sampingnya, duduk Wakil Bupati Aska Mappe, serta Sekretaris Daerah Abustan.

Dalam arahannya di depan para Camat, Lurah, serta Kepala Desa se Kabupaten Barru, Suardi Saleh menyampaikan kondisi terbaru. Katanya, sekarang ada 66 kasus yang positif Covid-19, yang artinya berada pada zona oranye atau penularan risiko sedang.

"Seminggu yang lalu kita berada di zona hijau, sekarang berada di zona oranye artinya kita mengalami lonjakan kasus yang tinggi," ungkapnya.

Bupati lalu mengistrusikan kepada semua satgas agar mengaktifkan mulai di tingkat Desa/Kelurahan sampai Kabupaten dan benar-benar berfungsi secara aktif.

"Menyiapkan tempat karantina di setiap des atau kelurahan. Dan yang terpenting penyiapkan kebutuhan makan, minum dan kebutuhan lainnya," demikian instruksinya.

Sinergitas lanjut Suardi, adalah kunci dalam menghadapi dan menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Barru. "Kita berharap dalam waktu dekat kita kembali ke zona hijau," harapnya.

Wakil Bupati, Aska Mappe menambahkan. Dia meminta agar pemerintahan hingga level terendah, mengawasi masing-masing wilayahnya terkait protokol kesehatan, menjaga aktivitas warganya khususnya yang selalu keluar dari wilayahnya seperti Makassar dan kabupaten lain.

Aska juga mengharapkan kepada Lurah atau Kepala Desa yang wilayahnya berada di jalan poros agar dilakukan penyemprotan disinfektan di masjidnya, karena pasti setiap saat disinggahi orang yang lewat dari kabuapten lain.

"Sementara untuk Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkup Kabupaten Barru yang belum divaksin dengan alasan sakit, ada penyakit dan lain lain, harus menunjukkan surat keterangan dokter," tandas Aska.

Untuk masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), Aska menegaskan, tidak akan dibayarkan jika tidak menunjukkan bukti telah divaksin.

Di akhir penyampaiannya, Aska Mappe, mengharapkan kepada para Lurah atau Kepala Desa, yang punya hajatan di masyarakatnya agar menjalankan protokol dengan sungguh-sungguh.

"Inilah salah satu cara kita yang efektif untuk menekan lonjakan penularan covid-19," pungkasnya.