LUWU, BUKAMATA - Pengurus Karang Taruna Luwu, kecewa terhadap sikap Pengurus Nasional Karang Taruna terhadap TKKT yang dilaksanakan Karang Taruna Sulsel di bawah kepemimpinan Farouk M Beta.
Carateker Ketua Karang Taruna Luwu, Faisal Malulu di sela-sela pelakaanaan pembukaan Kawasan Siaga Bencana di Kabupaten Luwu yang dilaksanakan dan dihadiri langsung oleh Kasubdit PSKBA Ian Kusumadiana dari Kementerian Sosial RI mengatakan, sikap PNKT telah membuat bingung pihaknya, kenapa Pengurus Karang Taruna Sulsel dianggap telah melanggar dan melewati masa Periodesasi padahal pelaksanaan TKD VII pada tanggal 16 Desember tahun 2015 dan SK Karang Taruna Sulsel tertanggal 16 Februari 2016 dan dilantik 17 Februari 2016 oleh Gubernur Sulawesi Selatan.
"Sehingga, periodesasi Karang Taruna Sulsel masih sah untuk melaksanakan TKD karena periodesasi yang berjalan adalah 2016-2021," ujarnya.
Karenanya kata dia, melihat TKN yang juga pelaksanaannya di Bogor pada 20-21 Juli 2020 dan dikukuhkan Maret 2021, menurutnya, itu waktu yang cukup panjang dalam menyusun kepengurusan yang penuh dinamika. Sehingga, tidak ada alasan bagi PNKT untuk menunjuk carateker Karang Taruna Sulsel karena semua masih dalam masa kepengurusan yang sah.
"Yang mengherankan, kenapa Pengurus Karang Taruna Pusat tidak paham dengan masa periodesasi ini. Apa mereka tidak punya arsip SK dan catatan tentang Karang Taruna provinsi se Indonesia ya? Kalau begini, kami khawatir Karang Taruna se Indonesia hanya dilandaskan dengan keinginan KT Nasional saja tanpa melihat kebersamaan dan keinginan Karang Taruna Kabupaten Kota yang telah mengikuti TKD VIII dan menyepakati A. Ina Kartika Sari sebagai ketua terpilih melanjutkan Kepemimpinan Farouk M Beta 5 tahun yang akan datang," tambah Faisal.
Soliditas pengurus Karang Taruna kabupaten/kota se Sulsel kata Faisal, menerima hasil temu karya karang taruna VIII di Aryaduta Makassar, dan secara bulat menolak caretaker ketua Karang Taruna Sulsel yang dikeluarkan oleh PNKT.
Penulis: Irwan Musa
TAG
BERITA TERKAIT
-
Indonesia–Singapura Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan, BPOM RI Terima Apresiasi WHO Listed Authority dan HUT ke-25
-
Karang Taruna Diminta Jadi Motor Pemuda Kreatif di Era Digital di Takalar
-
Danny Pomanto Dapat Penghargaan dari Karang Taruna Nasional
-
Arianto Burhan Makka: Harmansyah Figur Tepat Pimpin Karang Taruna Sulsel
-
Corona Masih Menggila, Caretaker Karang Taruna Luwu Minta Pilkades Serentak Ditunda