MAKASSAR, BUKAMATA - Jumat, 2 Juli 2021. Sore itu, pukul 16.10 Wita, ratusan orang memadati lapangan Karebosi, Jl Ahmad Yani, Makassar. Meski demikian, mereka tetap menjaga jarak. Rerata, mereka mengenakan APD berwarna putih. Mereka adalah Satgas Detektor, yang dilaunching Polrestabes Makassar bersama Pemkot Makassar.
Hadir pada peluncuran itu, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana bersama Wali Kota Makassar, Ir.H.Mohammad Ramdhan Pomanto.
Kombes Pol Witnu Urip Laksana dalam sambutanya mengatakan, ini hari yang bersejarah buat kita semua dalam rangka mengendalikan Covid-19, dengan adanya terobosan kreatif dan inovasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Makassar.
Baca Juga :
"Ini menunjukkan komitmen Pak Wali Kota memutus mata rantai Covid-19, meskipun kita ketahui bersama bahwa sebelumnya telah di luncurkan Satgas Raika,” ungkap perwira tiga melati di pundaknya ini.
Witnu mengatakan, ini adalah tugas mulia dalam rangka memutus mata rantai. Dia berharap, jangan sampai ada keluarga kita yang terjangkit virus Covid-19.
“Perlu kita ketahui bahwa, Satgas Detektor diharapkan jadi tumpuan. Mari kita bekerja sama dengan penuh tanggung jawab dan bersungguh sungguh,” harapnya.
Selain itu, Mantan Dir Intel Polda Sulawesi Selatan ini, mengaku sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Makassar.
“Kami dari jajaran Polrestabes Makassar akan memback up penuh Pemerintah kota Makassar untuk tugas-tugas yang dilakukan oleh Satgas Detektor, dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19,” imbuhnya.
Di pengujung sambutanya, Witnu berpesan kepada para Satgas Detektor agar dalam bertugas tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Ingat, dalam melaksanakan tugas yang mulia ini, penerapan Protokol Kesahatan jaga sampai kendor,” tegasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Ir.H.Mohammad Ramdhan Pomanto yang lebih awal membuka kegiatan tersebut mengatakan, saat ini hadir 1.000 detektor mewakili 10.000 detektor yang bertugas di seluruh RT RW , 153 tenaga kesehatan dari 5000 nakes di 5000 RT dan 306 dokter yg serentak turun ke semua RT melakukan screening memeriksa seluruh penduduk kota Makassar secara serentak.
“Meksipun sebelumnya, kita telah meluncurkan satgas Raika dan Covid Hunter yang dinilai sangat optimal mengurai kerumunan, hingga pada hari ini di semua kecamatan terkendali dengan baik walaupun masih ada yang belum taat,” ujarnya.
Tidak hanya itu, pria yang akrab disapa DP ini juga mengemukakan, Covid Hunter bertugas sangat strategis melakukan tracing, mengejar suspek dan kontak erat dengan suspek yang ada di Kota Makassar.
“Penetapan Pemerintah terkait PPKM , Pemerintah Kota Makassar mendapatkan posisi paling rendah BOR kasus covid positif, dan para Detektor bersama Nakes akan melakukan screening dan memeriksa kesehatan masyarakat tiap bulan,” pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri Fatmawati Rusdi (Wakil Wali Kota Makassar), Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo, Kolonel Kav Dwi Irbaya Sandra,S.Sos (Dandim 1408/Makassar).
Sementara Kapolrestabes Makassar, didampingi Kabag Ops Polrestabes Makassar, Kompol Nugraha, dan para kapolsek seluruh jajaran Polrestabes Makassar turut hadir untuk mendampingi camat masing-masing sesuai dengan wilayahnya.