MAKASSAR, BUKAMATA - Stunting sebenarnya bisa dicegah sejak dini. Namun, pendampingan stunting bukan dari anak yang baru lahir. Melainkan pada anak yang dalam masa pertumbuhan atau remaja. Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Aryati Puspa Abady.
Menurut Puspa, sapaannya, anak-anak yang dalam masa pertumbuhan hingga remaja, harus mendapatkan perbaikan gizi. Begitu juga dengan calon pengantin. Mereka akan diberikan edukasi mengenai perbaikan gizi, agar nantinya mereka mendapatkan asupan gizi yang baik selama masa kehamilan.
Dengan demikian, pemberian asupan gizi yang baik pada ibu hamil lanjut dia, bisa meminimalisir terjadinya stunting. Jika nantinya ada anak yang lahir stunting, maka Dinas Kesehatan dan BKKBN sebut Puspa, akan mengintervensi lebih masif pada anak yang bersangkutan.
"Termasuk misalnya pemberian gizi tambahan, susu formula, atau berbagai hal atau pemberian makanan yang bergizi itu diberikan dengan baik oleh teman-teman SKPD. Jadi kita memang kerjanya harus masif dan harus kolaboratif," ujar Puspa.
BERITA TERKAIT
-
DPPKB Makassar Pilih Duta Genre 2025, Muh. Ikrimah Algifary dan Selvia Virginia Raih Gelar Juara Pertama
-
Indira Yusuf Ismail Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan Cegah Stunting
-
DPPKB Makassar Gandeng 47 Puskesmas Beri Pelayanan KB Gratis
-
DPPKB Ditunjuk Jadi Koordinator Penanganan Stunting
-
Apa Saja Jenis Alat Kontrasepsi yang Diminati Warga Makassar? Berikut Daftarnya...