MAKASSAR, BUKAMATA - Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ) melakukan pengerukan sungai di Antang, untuk mengurangi dampak banjir tahunan di wilayah tersebut. Khususnya di Blok 8 dan 10, yang setiap tahunnya menjadi langganan banjir.
Kepala BBWS-PJ, Adenan Rasyid, mengungkapkan, progres pengerukan sudah mencapai 90 persen pada pekan lalu. Untuk perampungan pengerukan tersebut, dalam waktu dekat pihaknya akan turun kembali melakukan pengecekan.
"Dalam waktu dekat akan kami cek lagi. Pekan lalu, sudah 90 persen," ungkap Adenan, kemarin.
Sementara, Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengaku telah menerima laporan terkait telah dilakukannya pengerukan sungai di wilayah tersebut. Pengerukan ini dilakukan langsung oleh BBWS-PJ, sebagai leading sektor dalam menindaklanjuti langkah antisipasi terhadap penanganan banjir di daerah tersebut.
"Terima kasih kepada tim dan juga BBWS Pompengan Jeneberang selaku leading sektor dalam tindak lanjut ini," ujarnya. (*)
TAG
BERITA TERKAIT
-
Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Gubernur Sulsel Tekankan Makna Haji Mabrur dalam Kehidupan Sosial
-
Gubernur Sulsel Ground Breaking Paket 1 MYP Rehabilitasi Daerah Irigasi Apparang Hulu, Dukung Produktivitas Pertanian di Sinjai
-
Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Balkis, Remaja Asal Bantaeng Penderita Kerongkongan
-
Gubernur Sulsel Ground Breaking Rehabilitasi Irigasi Bengo, Perkuat Produktivitas Pertanian Bone
-
Gubernur Sulsel Bantu Dg Sangkala, Warga Jeneponto yang Lumpuh dan Bertahun-tahun Tinggal di Gubuk