MAKASSAR, BUKAMATA - DPRD Makassar berharap Pemerintah Kota (Pemkot) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun ini. Karena itu, Dewan meminta agar Pemkot Makassar segera menindaklanjuti temuan BPK.
Hal tersebut disampaikan pada Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Ranperda PertanggungJawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Makassar, Kamis, 24 Juni 2021. Rapat dipimpin Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, didampingi Wakil Ketua Adi Rasyid Ali, Andi Suhada Sappaile, dan Andi Nurhaldin. Turut hadir, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto.
Penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Makassar disampaikan melalui juru bicaranya masing-masing. Pernyataan Anggota DPRD didominasi dengan penyampaian apresiasi terhadap realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Walaupun, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2020 hanya meraih Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
Dalam pandangan umum, Fraksi Gerindra misalnya, berharap SKPD yang membidangi pendapatan daerah untuk tetap fokus meningkatkan kinerja inovatif dalam memaksimalkan pendapatan daerah. Sehingga, dapat kembali meraih Opini WTP terhadap LKPD.
"Kepada SKPD yang membidangi pendapatan daerah, meminta untuk tetap fokus meningkatkan kinerja inovatif dalam memaksimalkan pendapatan daerah. Sehingga, dapat kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah," ujar A Pahlevi, dari Fraksi Gerindra.
Sementara, Juru Bicara Fraksi (NIB) Muchlis A Misbah, menyarankan, capaian peningkatan PAD harus beriringan dengan pelayanan rakyat yang maksimal, dan mengusulkan Pemkot Makassar melakukan kajian potensi pendapatan demi memaksimalkan PAD.
"Kami menyarankan meningkatkan PAD harus beriringan dengan pelayanan rakyat yang maksimal, dan mengusulkan Pemkot Makassar melakukan kajian potensi pendapatan demi memaksimalkan PAD," pungkasnya.
Diketahui, Makassar hanya meraih WDP saat tidak dijabat oleh Danny. Padahal sebelumnya, Makassar meraih WTP lima tahun berturut-turut. (*)
BERITA TERKAIT
-
APBD Perubahan Makassar Melejit ke Rp5,26 Triliun, SiLPA Jadi Andalan Tutup Defisit
-
DPRD Makassar dan RSUD Daya Bahas Pengawasan Pemerintahan hingga Pelayanan IGD
-
Taufan Pawe Desak RS Paramount Makassar Ditutup Permanen: Jangan Ada Lagi Korban
-
Rapat Paripurna, Bupati Bantaeng Serahkan Ranperda Perubahan APBD 2026 dan Dua Ranperda Strategis
-
Serapan APBD Makassar Baru 40,96 Persen, Appi Ultimatum OPD Kejar 95 Persen