Wiwi
Wiwi

Jumat, 11 Juni 2021 10:36

 Menko PKM RI kunjungan ke Takalar, Wabup Sampaikan Sejumlah Harapannya

Menko PKM RI kunjungan ke Takalar, Wabup Sampaikan Sejumlah Harapannya

Kementerian Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI melakukan kunjungan kerja ke Desa Bontomarannu, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar.

TAKALAR, BUKAMATA — Kementerian Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI melakukan kunjungan kerja ke Desa Bontomarannu, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar.

Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Bupati Takalar, H Achmad Dg Se're bersama Sekda Takalar H Arsyad, Kamis sore (10/6/2021).

Wabup Takalar dalam sambutan penerimaannya sangat mengapresiasi kedatangan dari bapak Menko PKM dan Kepala BKKBN di Butta Panrrannuangku.

"Saya ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada bapak Menko PKM RI dan rombongan di Kabupaten Takalar. kami sangat senang mendapat kunjungan dari Menko PKM RI. Dengan kedatangan beliau mudah-mudahan membawa angin segar bagi masyarakat Kabupaten Takalar,"ungkap Wabup Takalar.

Wabup Takalar juga menjelaskan bahwa pemerintah Takalar telah melakukan beberapa inovasi pada berbagai sektor yang sejak tahun 2017 sampai saat ini telah mencapai progres yang meningkat terkait inovasi daerah. Seperti inovasi melalui program gerakan kembali ke sekolah yang telah mendapat apresiasi dari pemerintah Provinsi Sulsel, Pemkab

Takalar juga telah mencapai predikat kabupaten Open Defecation Free (ODF) dan kabupaten Sehat dalam bidang kesehatan.

"Melalui kesempatan ini kami pemerintah dan masyarakat Kab. Takalar memohon kepada bapak agar kiranya dapat memberikan perhatian khusus terhadap Kab. Takalar sehingga menjadi motivasi kami dalam mewujudkan kab. Takalar yang unggul, sejahtera dan bermartabat," jelasnya.

Kementerian Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI DR Muhajir Efendi  didepan masyarakat Desa Bontomarannu menyampaikan bahwa Kabupaten Takalar sudah masuk kabupaten percontohan nasional dari penurunan angka stunting yaitu 13 persen dan sudah dibawah target nasional tahun 2024. tentunya ini suatu prestasi yang bagus bagi Kab. Takalar dan semoga di tahun 2024 angka stuntingnya bisa 0 persen.

Menko PKM mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mematuhi 3M. Terutama kepada ibu hamil dihimbau untuk menjaga kesehatan dan memperbaiki gizi dengan mengkomsumsi makanan yang bergizi agar bayi berkembang dengan baik dan terhindar dari stunting.

"Stunting harus diperangi. Anak yang masih dalam kandungan dan bayi  pada 1000 hari pertama anak harus diperhatikan betul gizinya agar tumbuh kembang otaknya bagus. Kita juga harus mengajarkan anak kita sejak dini untuk menghormati orang tuanya ,"terangnya

Pada kesempatan tersebut juga Menko PKM bersama Kepala BKKBN RI didampingi Wabup Takalar, Sekda Takalar dan unsur Forkopimda mengunjungi salah satu posyandu dalam pencanangan kelas tetta siaga tingkat Kabupaten Takalar.

Dalam kunjungan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Menko PKM RI bersama Kepala BKKBN Kab. Takalar didampingi Wabup Takalar dan sekda Takalar berupa alat Antropometri, masker kain 1000 Pcs, masker KN 95 500 Pcs dan bantuan sembako sebanyak 18 paket untuk ibu hamil, anak dengan keluarga stunting dan kader posyandu.

Dilanjutkan dengan diskusi langsung antara Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kepala BKKBN RI dengan masyarakat Desa Bontomarannu.