MAKASSAR, BUKAMATA - Kamis, 3 Juni 2021. Pukul 10.25 Wita. Di Aula Mappaouddang Polrestabes Makassar, dilakukan upacara serah terima jabatan Kapolsek Biringkanaya Polrestabes Makassar dari pejabat lama, Kompol Wayan Wayracana Aryawan, SIK ke pejabat baru, Kompol Rujiyanto Dwi Poernomo, SH, SIK.
Sertijab dipimpin Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, SIK. Kegiatan ini turut dihadiri AKBP Ardiansyah SIK, MH (Plt. Wakapolrestabes Makassar), pra Kabag Polrestabes Makassar, para Kasat Polrestabes Makassar, para Kasi dan Kasubag Polrestabes Makassar, para Kapolsek jajaran Polrestabes Makassar, dan para perwira Polrestabes Makassar.
Dalam amanatnya, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana menyampaikan, setiap serah terima jabatan maupun alih tugas, merupakan hal biasa dan wajar dalam organisasi. Itu kata dia, dalam rangka penyegaran promosi jabatan dan untuk jenjang karier anggota ke tingkat lebih tinggi. Semua kata dia, akan berganti semua ada waktunya, semua ada masanya.
Baca Juga :
Dia juga menyampaikan, keberadaan Polsek di jajaran Polrestabes Makassar diharapkan betul-betul bisa menjadi frontliner lini terdepan. Ujung tombak dalam rangka menangani memelihara harkamtibmas termasuk juga di dalamnya mengolah potensi-potensi yang ada di wilayah polsek jajaran Polrestabes Makassar.
Keberadaan Polsek sebagai basis deteksi dini kata Kombes Witnu, tidak boleh dilupakan. "Kita harus selaku ingat, belum ada pencabutan perubahan terkait dengan polsek selaku basis deteksi di mana polsek bisa menjabarkan pola deteksi dini," terangnya.
Dari intelijen dasar kata Kombes Witnu, kita bisa memahami bagaimana kondisi sosial yang tadi dia sampaikan. Seluruh aktivitas masyarakat kata dia, mampu terekam dan terpotret dengan baik dan mampu dilakukan upaya deteksi aksi yang tajam terkait dengan intel dasar yang ada.
"Karakteristik kerawanan daerah, seorang kapolsek dan seluruh perangkat yang ada didalamnya harus mampu dan paham serta menguasai karakteristik kerawanan daerah masing–masing. Apa yang menjadi priortas yang perlu menjadi fokus penanganan berdasarkan karakteristik kerawanannya," terangnya.
Kalender kamtibmas lanjut Kapolrestabes, baik skala nasional maupun skala lokal, kalender kamtibmas yang diimpact, yang berdampak, yang akan mendapatkan relasi dari masyartakat, sehingga harus dilakukan langkah-langkah deteksi aksi.
"Kemudian kita mampu memprediksi dari kalender kamtibmas ini, di wilayah kita akan terjadi apa dampaknya," bebernya.
Lebih lanjut Kapolrestabes menyampaikan, kita olah dari kriminalitas yang terjadi, laporan-laporan polisi, kasus-kasus yang menjadi perhatian mansyarakat, kasus-kasus menjadi perhatian pimpinan, kasus berulang terus dilakukan upaya-upaya penegakan hukum yang cepat.
"Seluruh kegiatan rutin masyarakat setempat ini, kita mampu melakukan upaya upaya monitoring terkait dengan apa ada ancaman-ancaman atau potensi kerawanan akan terjadi," terangnya.
Penulis: Maulana